Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Kerja secara virtual yang lebih cerdas, bukan lebih keras

Antoinette Tuscano, Penulis Konten MDRT

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Penasihat keuangan dapat memanfaatkan ide-ide dari para anggota MDRT ini untuk lebih produktif dan jauh dari aktivitas yang tidak mendatangkan hasil.

Walau sebagian penasihat keuangan lebih suka bertemu langsung dengan prospek dan nasabah dan mengadakan acara seperti seminar, cara ini tidak selalu mungkin dan praktis dilakukan. Bisa jadi, karena pembatasan sosial atau karena jumlah jam kerja dalam sehari yang terbatas.

Tapi bukan berarti bisnis tidak bisa tumbuh atau Anda tidak bisa membantu nasabah dari latar belakang tingkat pendapatan dan fase kehidupan yang berbeda-beda. Ide-ide berikut dapat menambah level produktivitas Anda – tanpa menuntut penambahan waktu. Ide-ide ini justru dengan efektif memanfaatkan teknologi sehingga Anda tidak perlu bertemu langsung atau mengadakan acara untuk setiap nasabah dan prospek.

Manfaatkan teknologi robo-advisor

Teknologi yang dipakai untuk menciptakan robo-advisor juga dapat membantu kita dalam proses akuisisi nasabah secara digital, menyajikan alat pengumpul informasi daring, dan fasilitas pembelian produk keuangan dasar, seperti polis-polis asuransi jiwa berjangka yang relatif lebih kecil. Teknologi ini memungkinkan penasihat untuk menggarap segmen nasabah yang baru berada di awal karier mereka.

Robo-advisor “bekerja dengan cara yang sedikit lain, tetapi tugas-tugas dasar seperti proses on-boarding nasabah secara digital dapat memudahkan konsolidasi aset dan transfer dana. Itulah nilai inti dari robo-advisor,” kata anggota MDRT selama enam tahun dan peraih Court of the Table Jonathan Peter Kestle, CLU, B Com, dari Ingersoll, Ontario, Kanada. Ini berarti Kestle bisa mencurahkan waktunya untuk mengerjakan bidang keahliannya: memberi nilai tambah kepada nasabah lewat nasihat keuangan. “Sungguh, ini bisa jadi peluang,” katanya. Kestle menekankan terbukanya kesempatan yang lebih besar untuk membantu proses perencanaan keuangan bagi keluarga yang memiliki dinamika rumah tangga dan usaha yang lebih dinamis karena nasabah dengan dinamika keuangan dan keluarga yang lebih simpel dapat dibantu oleh robo-advisor atau penasihat keuangan junior.

Jual silang, pemasaran, dan tindak lanjut

Begitu ikatan bisnis antara Anda dan nasabah telah terjalin, sekalipun hanya untuk produk keuangan dasar, Anda bisa tetap menjadi penasihat top of mind mereka dan ikut mendampingi langkah mereka, melalui fase dan keadaan kehidupan selanjutnya. Nasabah akan naik jabatan, membuka usaha, membeli rumah, menikah, punya anak, menikah kembali dan memiliki keluarga campur, menerima warisan, ingin pensiun, dan seterusnya. Sebagai penasihat keuangan yang baik, Anda tahu cara untuk membantu memproteksi masa depan keuangan dan mencapai tujuan-tujuan mereka. Pastikan nasabah pun tahu tentang hal ini.

“Prinsip penjualan kami prinsip beli-atau-mati,” kata anggota MDRT 12 tahun Ryan J. Pinney. “Maksudnya, sampai mereka membeli produk atau jasa dari kami, kami akan terus melakukan upaya pemasaran dan penawaran sampai mereka mati secara fisik atau 'mati' secara virtual dengan memilih untuk tidak lagi bersedia menerima materi pemasaran dari kami.

“Riset dan pengalaman telah menunjukkan bahwa 10% nasabah akan membeli hari ini dan 20% tidak akan pernah membeli. Artinya, ada celah besar di tengah-tengah, 70%,” kata Pinney, peraih Top of the Table dari Roseville, California. “Riset menunjukkan, dari celah yang 70% itu, jika terus kita dekati, hubungi, dan didik, 84% di antaranya lambat laun akan terkonversi menjadi nasabah. Itu berarti, seiring waktu, Anda akan mendapatkan lima atau enam penjualan tambahan dari 10 prospek yang sama. Tingkat keberhasilan closing Anda naik dari 1 berbanding 10 ke 5, 6, atau 7 berbanding 10. Renungkan apa artinya itu bagi Anda sebagai penasihat keuangan. Mustahil seorang penasihat keuangan biasa bisa sukses tanpa punya sistem yang dapat mengotomasi aktivitas follow up nasabah.”

Pertemuan video

Tampak nyata dalam situasi pembatasan sosial, kini lebih banyak nasabah yang bersedia untuk beralih dari pertemuan tatap muka ke pertemuan virtual. Opsi ini memang menjadi alternatif di tengah masa krisis. Namun, sebetulnya, untuk situasi apa pun cara ini dapat menghemat waktu perjalanan dan membuat penasihat keuangan bisa “bertemu” dengan nasabah di mana pun mereka berada.

Walau tetap perlu menyesuaikan prosesnya, ide-ide ini dapat membantu penasihat untuk lebih produktif dan jauh dari aktivitas yang tidak mendatangkan hasil.

Baca konten lain mengenai konferensi video "Konferensi video yang lebih baik."

Artikel ini telah dimuat di Blog MDRT.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments