Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Tanya dan selidiki

Terry C. Johnson

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Minta polis dibatalkan, nasabah malah menerima klaim $500.000.

Graham adalah salah seorang nasabah terbaik saya dan saya senang bekerja dengannya. Ia mendengarkan nasihat saya, bersikap hormat kepada saya dan staf, serta selalu tertib membayar premi. Graham menjadi nasabah selama lebih dari 10 tahun.

Suatu hari, ia menelepon saya dengan maksud ingin membatalkan asuransi penyakit kritisnya. Ia berkata, usahanya sudah berubah dan tidak lagi terlalu bersandar pada dirinya. Selain itu, premi polis penyakit kritisnya cukup besar. Ia tidak merasa membutuhkan perlindungan itu.

Saya ucapkan terima kasih kepada Graham karena telah menjadi nasabah setia dan, jika keputusannya sudah bulat, saya akan meminta staf untuk menyiapkan surat pembatalan untuk dikirim dan ditanda-tanganinya. Saya jelaskan bahwa saya selalu bertanya kepada nasabah apakah baru-baru ini mereka mengalami masalah kesehatan dan apakah ada hal yang berubah sejak polis mereka berlaku.

Ia membalas dengan ungkapan khas Australia: “I am as fit as a Mallee bull.” (“Aku sesehat sapi Mallee”; Mallee adalah sapi besar yang dianggap sebagai ternak penghasil daging sapi terbaik di Australia dan terkenal karena sehat dan kuat.)

Saya bertanya kembali kepada Graham: “Kamu yakin?”

Ia diam sejenak, lalu berkata, “Ya, ada bintil di lenganku yang diangkat. Biasa saja, kok. Aku keluar-masuk rumah sakit selama dua hari. Aku bahkan tak perlu ambil cuti dan sekarang sudah sehat kembali.”

Saya minta Graham untuk menjelaskan lebih detail bintil apa yang ia maksud. Ternyata, bintil tersebut adalah melanoma. Saya jelaskan bahwa ia tak boleh membatalkan polisnya dan malah saya akan mengirimkan beberapa formulir klaim. Dalam satu pekan, ia mengirim balik formulir itu setelah diisi lengkap, dan saya teruskan ke perusahaan asuransi untuk dikaji.

Dua pekan setelahnya, dua lembar cek tiba di kotak pos saya, dari perusahaan asuransi.

Segera saya atur jadwal untuk mengunjungi Graham, yang tinggal di wilayah pesisir utara Australia. Rumahnya berjarak sekitar delapan jam dari tempat tinggal saya. Kami bertemu di kafe lokal. Graham memperkenalkan saya kepada keluarganya: istrinya, putranya yang berusia 17 tahun, dan seorang anak perempuan 5 tahun yang baru mereka adopsi dari Afrika.

Penasihat berpengalaman sepatutnya selalu mengambil inisiatif untuk menyelidiki lebih jauh apabila nasabah meminta untuk membatalkan atau mengurangi nilai polis.

Kami duduk, mengobrol sebentar, dan kemudian saya sodorkan selembar cek kepadanya. Terheran, ia berkata, “Ini untuk apa?”

“Graham, kamu mengalami sakit melanoma, yang merupakan kondisi pemicu klaim untuk polis penyakit kritismu.” Cek yang itu bernilai $64,000.

Graham heran tak percaya. Ia bersyukur sekali. Ia bilang, “Padahal tadinya polis itu mau kubatalkan.”

Lalu saya berkata, “Graham, masih ada satu lagi buatmu.”

Saya sodorkan cek kedua di atas meja.

Kali ini, wajahnya pucat. Tanpa berkata-kata, ia langsung memberikan cek itu kepada istrinya, yang duduk di sampingnya. Ekspresi wajah istrinya: terbelalak kaget tak percaya.

“Untuk apa ini?”

Saya jelaskan bahwa cek pertama adalah pengembalian premi dari semua premi yang telah dibayarkan sejak Graham menderita melanoma hingga tujuh tahun sebelumnya. Cek kedua adalah uang pertanggungan aktual pada saat kondisi penyakit terjadi. Nilainya $500.000.

Putri angkat Graham ikut merasakan rasa girang dan bahagia yang dialami orang tuanya. Dengan suara kecilnya yang imut-imut, dia berkata, “Mama, kita jadi bisa pergi ke Harry Potter World?”

“Oh, ya, tentu saja, Sayang!” kata ibunya.

Keluarga itu tidak hanya menggunakan uang hasil pencairan klaim untuk memastikan masa depan keuangan mereka aman, tetapi juga untuk memberikan bantuan ke desa asal anak angkat mereka di Afrika.

Asuransi dapat membantu lebih dari satu orang saja; ia bisa memberikan martabat finansial bagi banyak orang.

Inilah nilai sejati dari relasi antara nasabah dan penasihatnya.

Kalau saja nasabah itu langsung menghubungi perusahaan asuransi untuk membatalkan polisnya, polis akan langsung dibatalkan tanpa banyak tanya.

Penasihat berpengalaman sepatutnya selalu mengambil inisiatif untuk menyelidiki lebih jauh apabila nasabah meminta untuk membatalkan atau mengurangi nilai polis. Inilah waktunya bagi kita untuk menjadi penasihat sejati dan memprioritaskan kepentingan nasabah. Untuk itulah kita dibayar dan itulah alasan anggota MDRT berbuat lebih untuk para nasabah mereka.

Terry Johnson adalah anggota MDRT selama delapan tahun dari Windsor, New South Wales, Australia. Hubungi Johnson di terry@kfs.net.au.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments