Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Kisah nyata asuransi pada praktiknya

Wong Wai Sum Red

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Kegigihan terbayar lunas saat nasabah menderita sakit.

BETTY adalah wakil presiden dari sebuah grup bisnis produk medis. Pada pertemuan pertama kami, dengan tegas dan jelas dia berkata bahwa dia sudah punya cukup asuransi. Tanpa basa-basi, dia langsung menolak saya.

Setelah pertemuan itu, enam bulan sekali saya menghubunginya. Akhirnya, saya dapat kesempatan untuk bertemu-nya lagi. Setelah tiga tahun dan lima kali gagal mencoba closing, dia menjadi nasabah saya. Lebih penting lagi, dia menjadi sahabat setia yang selalu mereferensikan nasabah kepada saya.

Solusi apa yang dia bilang dia butuhkan? Distribusi kekayaan. Betty dan suami tidak punya anak, dan keduanya bekerja.

Saya anjurkan agar dia menyusun wasiat untuk mendistribusikan kekayaannya kepada orang-orang tercinta, dan proteksi untuk melindungi penghasilan dan asetnya.

Suatu malam, Betty menelepon saya. Dia bilang dia didiagnosis mengidap kanker payudara. Yang mengagetkan, tidak terselip rasa takut dalam suaranya. Ternyata dengan jumlah perlindungan medis dan asuransi jiwa yang memadai, dia bisa bersikap positif dan optimis dalam menghadapi masa pengobatan.

Setelah bertarung melawan kanker selama dua tahun, dia meninggal dunia. Lebih dari 500 kerabat dan sahabat menghadiri pemakaman Betty. Semua merasa kehilangan. Sebagian dari mereka mendekati saya. Semua bilang Betty mendorong mereka untuk mencari nasihat keuangan dari saya.

Dengan pengalaman ini, saya mengubah cara saya menawarkan produk dan layanan:

  • Saya pantang menyerah walau ditolak. Saat mendekati calon nasabah, saya siap untuk kembali beberapa kali sampai mereka bilang ya. Kegigihan dan sikap menjunjung standar tertinggi membawa berkat bagi nasabah dan keluarga tercinta.
  • Saya merekomendasikan nasabah untuk mengambil asuransi penyakit kritis dengan uang pertanggungan yang sepadan dengan gaji mereka selama lima tahun.
  • Menjunjung tinggi ikatan relasi dengan nasabah pun menjadi inti praktik kerja saya. Pernah Anda membayangkan bahwa seorang nasabah yang sudah meninggal ternyata masih bisa mereferensikan orang lain kepada Anda? Saya tetap melayani keluarga Betty, termasuk suami dan teman-temannya, dan masih ada empat atau lima nasabah baru yang datang dari referensinya setiap tahun.

Inti profesi ini adalah rasa peduli. Saat kita berinisiatif untuk peduli dan menunjukkan rasa kasih, banyak orang mendekat dan bisnis kita pun tumbuh pesat.

Wong Wai Sum Red adalah anggota MDRT 28 tahun dari Hong Kong. Ia salah seorang pembicara Konferensi Global MDRT 2019. Hubungi Red di red.wong@aia.com.hk.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments