Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Petikan ide dari Top of the Table

Liz DeCarlo

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Belajar dari yang terbaik dengan berbagai strategi dari top producer MDRT.

Buat simpel

Saya menggunakan konsep-konsep simpel saat berbicara dengan nasabah tentang keuangan mereka. Salah satunya adalah siklus uang, yang berisi tiga tahap: akumulasi, preservasi, dan distribusi.

Tahap akumulasi terjadi saat kita muda, bekerja dan mempersiapkan masa pensiun. Jangka waktunya panjang sebelum perlu mengakses dana-dana tersebut, dan karena itu kita sanggup mengambil risiko dan volatilitas yang lebih tinggi. Mendekati masa pensiun, kita memasuki tahap preservasi. Kita ingin melestarikan sebagian dari aset yang ada untuk mempersiapkan tahap terakhir, yaitu distribusi. Distribusi kepada diri kita sendiri untuk masa pensiun dan untuk keluarga setelah kita tiada nanti.

Kesalahan terbesar yang kerap terjadi adalah langsung lompat dari akumulasi ke distribusi tanpa melestarikan sebagian dari aset yang akan ditarik di masa pensiun. Jangan sampai melakukan kesalahan ini. Saya rasa itulah istilah-istilah kunci yang dapat dipakai saat menjelaskan siklus uang.

— Jason L Smith, Westlake, Ohio, anggota MDRT 14 tahun

Waktu untuk berkabung

Howard Sharfman

Firma saya memberikan beasiswa kepada seorang wanita muda yang kehilangan ibunya akibat kanker. Tak lama setelah ibunya, ayahnya meninggal karena bunuh diri. Kisahnya tragis, menyayat hati, tetapi ungkapan yang memikat perhatian saya di dalam permohonan beasiswanya adalah, “Andai orang tua saya punya asuransi jiwa, saya dan adik akan punya waktu untuk berkabung. Mereka tidak punya, dan karenanya kami pun tidak. Saya yakin pilihan ini akan selamanya memengaruhi kami.”

Saya bisa menyebutkan beragam alasan orang mesti beli asuransi jiwa, tetapi waktu untuk berka-bung belum pernah melintas di benak saya. Anda bisa mengubah hidup orang dengan tindakan Anda. Maka, pastikan Anda memberikan likuiditas, rasa aman, serta waktu untuk berkabung bagi keluarga yang ditinggalkan nasabah.

— Howard E. Sharfman, Chicago, Illinois, anggota MDRT 24 tahun

Jenny Brown

Menulis buku harian syukur ada banyak manfaatnya. Tidur jadi lebih nyenyak, hidup jadi lebih bahagia, stres berkurang, dan Anda bisa meninjau kembali hal-hal positif yang telah terjadi.

— Jenny Brown, CFP, FChFP, Melbourne, Victoria, Australia anggota MDRT 11 tahun

Menemukan nasabah yang tepat

 Rickson Joel D’Souz

Faktor penentunya bagi saya: bisakah saya makan bersama nasabah ini di rumah saya? Kalau jawabannya tidak, maka tidak ada bisnis di antara kami.

— Rickson Joel D’Souza, Dubai, Uni Emirat Arab, anggota MDRT 15 tahun

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments