Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Yang serupa dari pilot, murid sekolah dan ayah

Matt Pais

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Mereka semua belajar dari profesi lain untuk membina sukses di jasa keuangan.

BUKAN RAHASIA kalau para anggota MDRT telah banyak belajar tentang cara terbaik menjalankan pekerjaannya, tapi mereka juga telah belajar banyak dari pengalaman lain di luar perannya sebagai penasihat. Saat rekaman Podcast MDRT baru-baru ini, tiga orang penasihat membahas peran lain yang pernah mereka mainkan dan petikan pelajaran yang kini mereka terapkan di praktiknya.

Edward M. Burnett, RICP
Anggota MDRT lima tahun dari Kenosha, Wisconsin
Peran: Pilot profesional
Pelajaran: Pentingnya fokus

Di dunia dirgantara, ada istilah sterile cockpit. Selama pengoperasian pesawat, mulai dari mesin dinyalakan di tempat parkir hingga taxi, lepas landas, dan terbang, di kokpit para pilot tidak boleh membahas hal di luar penerbangan sebelum sampai di ketinggian 10.000 kaki. Begitu sampai di ketinggian 10.000 kaki, baru Anda boleh mengobrol hal yang lain.

Saat saya butuh sterile cockpit di kantor, pintu ruangan saya tutup. Ponsel saya matikan. Surel saya tutup supaya saya bisa fokus pada hal-hal yang perlu saya kerjakan.

Ada enam penasihat dan staf front office di gedung kantor kami. Kami sudah lama berteman. Gampang sekali terseret obrolan soal anak atau kegiatan akhir pekan.

Kami memang suka melakukannya, tapi kalau saya perlu fokus untuk membereskan pekerjaan, semua gangguan saya singkirkan, dan orang-orang di kantor kami pun jadi tidak terganggu saat pintu ruangan saya tutup. Itu cuma berarti saya sedang tidak bisa ikut nimbrung. Kami harus bisa fokus, dan saya rasa setiap orang perlu menyadarinya.”

Yakov Baylis, CLU, ChFC
Anggota MDRT dua tahun dari Downers Grove, Illinois
Peran: Murid di sekolah dengan jam belajar 12 jam
Pelajaran: Etika kerja

Saya dulu murid di sebuah sekolah Yahudi. Di SMA, jam belajar dimulai pukul 07.30 pagi dan selesai pukul 08.15 malam. Saya percaya, etika yang saya pelajari saat belajar 12 jam sehari di sekolah, dan masih diberikan pekerjaan rumah, telah membentuk mental saya untuk siap melangkah di bisnis ini. Karena di awal-awal karier di profesi ini, orang perlu berusaha keras, dan dari mana Anda belajar komitmen untuk mencurahkan upaya sepenuh hati? Bagi saya, pengalaman di sekolahlah yang membentuknya. Sekolah telah mengajarkan saya sebuah cara hidup.

Kami mulai pukul 07.30 dengan berdoa, lalu sarapan, kemudian sesi pagi diisi kajian agama, baru kami makan siang. Sudah itu kami belajar bahasa Ibrani, dan pukul 3 sore kami mengikuti kelas bahasa Inggris, hingga pukul 06.30 petang. Tiga kali seminggu, kami makan malam dan disambung dengan satu jam belajar lagi. Di hari Kamis, kami mendengarkan pidato, dan sering saya memilih untuk tinggal lebih lama, atau bahkan menginap di asramanya.

Saya tahu tingkat kegagalan orang di bisnis ini, sayangnya, berada di kisaran 90%. Orang diberi tahu bahwa ini bukan pekerjaan dari pukul 9 sampai 5. Lebih seperti pekerjaan dari pukul 5 sampai 9. Anda butuh bekal mental untuk bisa bertahan. Waktu dulu mengawali karier di bisnis ini, tidak ada orang yang percaya saya bisa sukses. Dan sekarang saya menjadi anggota MDRT.”

Russell L. Clousing, CLU, ChFC
Anggota MDRT 26 tahun dari Chicago, Illinois
Peran: Ayah empat orang anak
Pelajaran: Memilah masalah besar dari masalah kecil

Ada empat orang anak yang berusia di bawah 6 tahun di rumah. Suasananya benar-benar berantakan. Saya seolah terbiasa memadamkan kebakaran. Di hari biasa, tiga atau empat kali kebakaran, itu normal.

Anda belajar menentukan prioritas, dan proses tersebut memaksa Anda untuk menilai sesuatu itu penting atau memang masalah. Apakah mendesak? Apakah perlu diurus sekarang juga atau bisa diurus orang lain? Atau, adakah cara lain untuk menanganinya, dan saya bisa mengurus hal lain saja?

Anda dipaksa masuk ke proses pengambilan keputusan yang mudah dijumpai padanannya dalam cara menangani pekerjaan dan bekerja dengan orang lain di kantor. Masalah mereka perlu ditangani, tetapi Anda juga perlu membuat prioritas, menjalankan bisnis sekaligus mengelolanya.

KONTAK

Yakov Baylis yakov.baylis@prudential.com

Edward Burnett ed@theschaeffergroupllc.com

Russell Clousing rclousing@crmsvcs.com

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments