Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

12 ide untuk memprospek, mendapat referensi, dan membangunbrand Anda

Michael DePilla

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Dari membuat video sendiri hingga memakai Instagram untuk mempromosikan bisnis, ide-ide ini akan meningkatkan kesuksesan Anda.

Jadi yang terbaik

BUAT proposisi yang unik dan pegang teguh hingga Anda jadi yang terbaik di bidang itu. Jangan menyimpang, dan tidak perlu bimbang untuk menolak nasabah yang tidak pas dengan keahlian Anda.

— Craig McClurg, Norfolk, Inggris, anggota 12 tahun

Gabung di klub

UNTUK MENDAPATKAN nasabah dengan aset bersih tinggi, fokuslah pada penampilan dan kehadiran, kinerja dan kontribusi. Salah satu cara saya melakukannya adalah bergabung dengan sebuah Rotary Club, tempat nasabah-nasabah top kami juga menjadi anggota. Ajang berjejaring semacam ini merupakan cara penting untuk ‘membangun rasa percaya dan relasi.

— Benson Ni, Taipei City, Taiwan, anggota 7 tahun

Hadiri pesta ulang tahun

SAYA DATANG KE PESTA ULANG TAHUN teman-teman anak saya. Pasti ada saja seorang ayah, biasanya ayah dari anak yang sedang berulang tahun, yang terasing dari pesta tersebut, dan saya maju sebagai penyelamatnya. Pertama kali saya melakukannya, di pesta itu hanya ada satu orang ayah, semua yang lain ibu-ibu. Sekarang pria itu menjadi salah seorang nasabah terbaik saya.

— Jonathan Godshall Camacho, MBA, LUTCF Puebla, Meksiko, anggota 4 tahun

Atur sesi pemotretan

KAMI BERMITRA dengan beberapa studio foto yang menelepon nasabah keluarga kami dan bilang bahwa penasihat keuangan mereka telah merancang kado ulang tahun spesial untuk keluarga mereka: sesi pemotretan khusus. Kenangan yang mereka dapatkan sungguh berkesan dalam.

— Liew Tze Hung, BA (Hons), AFP, Brunei Darussalam, Brunei, anggota 5 tahun

Referensi alami

SELAMA PERTEMUAN AWAL bersama nasabah, berbeda dari penasihat lain, saya tidak meminta referensi langsung. Saya sampaikan bahwa saya sudah cukup sibuk bertemu dan menjadi konsultan prospek lain lewat banyaknya referensi yang saya terima. Saya justru memberi tahu nasabah bahwa mereka bisa menerima konsultasi terlebih dahulu, menimbang-nimbang hasil diskusi kami, dan setelah merasa bahwa saya bisa membantu, pelan-pelan merujuk saya kepada kenalan yang ingin mereka bantu.

Hasilnya, nasabah secara alami mereferensikan saya kepada kenalan mereka yang butuh konsultasi keuangan atau berniat untuk membeli asuransi. Dengan bertemu hanya prospek yang telah disaring oleh nasabah-nasabah saya sendiri, saya jadi lebih hemat waktu dan tenaga.

— Jin Myung Yoo, Seoul, Republik Korea, anggota 12 tahun

Bersulang untuk masa pensiun

UNDANG SEORANG NASABAH yang akan pensiun untuk makan siang dan minta mereka membawa serta dua teman yang juga di ambang masa pensiun. Begitu minuman dihidangkan, angkat gelas Anda dan bersulanglah untuk pensiunnya nasabah Anda. Saat nasabah berbicara soal rencananya setelah pensiun, nasabah mungkin berkata, “Terima kasih banyak atas semua bantuan yang Anda berikan hingga titik ini.” Sementara, dua teman yang duduk di sana akan sadar bahwa mereka akan membutuhkan bantuan yang sama, dan mungkin akan langsung meminta Anda untuk membahas solusinya dengan mereka.

— Bryce Sanders, President Perceptive Business Solutions

Tidur nyenyak

BRAND KAMI adalah SWAN, yang merupakan singkatan dari sleep well at night (tidur nyenyak tiap malam). Logo kami bergambar angsa (swan) dan ada banyak gambar angsa di kantor kami. Kami memberikan hadiah bantal dengan cap angsa di atasnya, dan dari situ peluang kami bertolak.

— Heather L. Meszaros, CHS Whitehorse, Yukon Territory, Kanada, anggota 5 tahun

Perlakukan seperti keluarga sendiri

SELALU JAGA tiap nasabah seolah mereka adalah anggota keluarga sendiri. Saya beri tahu nasabah bahwa saya memperlakukan mereka seolah mereka saudara sendiri. Lalu saya imbuhi sedikit canda, “Saudara yang saya suka,” dan itu mencairkan suasananya.

— Douglas John Bennett, Dip PFS Crawley, Inggris, anggota 12 tahun

Cupcake berlogo

KAMI MEMBUAT CUPCAKE KHUSUS dengan logo kami dan logo nasabah di atasnya, dan kami menyajikannya di rapat bersama mereka. Saat kami bertemu dengan prospek, semuanya — bahkan buku agenda — dicap dengan logo kami dan prospek, seolah kami sudah menjadi rekan bisnis.

— Peter J. Byrne, Coorparoo, Queensland, Australia, anggota 10 tahun

Video penunjang kredibilitas

COBA INGAT TIGA ATAU EMPAT PERTANYAAN yang sering Anda terima, atau informasi yang, menurut Anda, perlu diketahui semua nasabah. Rekam video dua menit yang di dalamnya Anda atau salah seorang partner Anda menjawab pertanyaan tersebut. Unggah video itu ke situs web Anda. Video itu mungkin berisi jawaban atas pertanyaan “Mengapa saya perlu menyusun wasiat?” atau “Apa cara terbaik untuk melunasi utang?” Videonya bisa “dibintangi” oleh Anda sendiri — sang penasihat — akuntan, pengacara, atau siapa pun yang dipandang pakar mengenai bidang yang dipersoalkan.

Dengan begitu, ada masukan berharga bagi nasabah yang diberikan dan disampaikan langsung oleh ahlinya. Saat melihat video di situs web saya, nasabah mendapatkan kesan kredibel. Ada pemasaran yang dirancang untuk memperoleh nasabah baru, dan ada pula pemasaran yang dilakukan untuk menonjolkan diri Anda sebagai pakar.

— Adrian George, CFP, TEP Calgary, Alberta, Kanada, anggota 8 tahun

Pakai Instagram

SAYA MEMAKAI INSTAGRAM untuk mempromosikan diri. Saya mem-posting pencapaian dan prestasi untuk membangun rasa percaya nasabah dan prospek. Saya selalu mengunggah hal-hal positif ke akun saya dan hal-hal menyenangkan tentang menjadi agen asuransi profesional yang mencapai level MDRT dan anggota komite MDRT. Di setiap sesi berbicara, saya membagikan akun Instagram saya agar orang bisa melihat aktivitas saya.

— Glen Alexander Winata, Jakarta, Indonesia, anggota 6 tahun

Rapat Senin

TIAP SENIN PAGI, kami ada rapat perusahaan dan di situ kami membahas hal yang telah dicapai di pekan sebelumnya dan hal yang akan dikerjakan di pekan yang akan datang. Semua anggota tim jadi kompak dan tahu persis target yang coba kami capai. Karena dihadiri semua anggota staf, rapat ini menjadi ajang untuk menampung masukan mengenai hal yang sudah baik dan yang masih perlu diperbaiki. Kami jadi lebih fokus dan lebih efisien.

— Brad J. Myers, Sandy, Utah, anggota 17 tahun

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments