Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

5 ide agar lebih mudah meminta referensi

Liz DeCarlo

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Beberapa saran untuk membuka percakapan saat meminta referensi.

Rata-rata penasihat pasti menginginkan lebih banyak referensi, tetapi menginginkan dan meminta referensi adalah dua hal yang berbeda. Bagaimana cara memulainya? Di awal tahun ini, sebuah komite yang berisi para anggota MDRT bertemu untuk membahas beragam praktik terbaik. Ketika dimintai saran tentang cara mendorong nasabah untuk mereferensikan mereka ke orang lain, ada banyak ide yang muncul.

BERI TAHU MENGAPA

Anda harus memberi tahu nasabah manfaat dari memberikan referensi. Saya bilang: “Kami menggunakan 30% - 40% waktu kami untuk mencari nasabah baru. Kalau saya dapat referensi, saya bisa punya lebih banyak waktu untuk melayani nasabah.” Kita perlu memberi tahu bahwa kita butuh referensi agar roda bisnis terus berputar.

— Suet Yee Kwok, Hong Kong, anggota 5 tahun

DEKAT DENGAN NASABAH

Kalau ada klaim dari nasabah, saya jemput mereka saat keluar dari rumah sakit. Dengan begitu, saya berkesempatan untuk bertemu semua anggota keluarganya.

— Joanne Ng, Hong Kong, anggota 10 tahun

PAKAI KATA-KATA YANG TEPAT

Promosikan referensi sejak pertemuan awal dengan nasabah/prospek: “Saya Pio. Saya mencari nasabah hanya lewat referensi.” Saya gunakan contoh, dengan kata “direferensikan” dalam kalimatnya. “Kemarin saya bertemu Bapak A yang direferensikan ke saya.” Lalu saya bilang, “Anda bersedia mengenalkan saya dengan teman dan kolega Anda?”

Saya juga mengajar golf untuk nasabah saya, dan itu cara bagus untuk bisa direferensikan. Saya ke lapangan golf tiap hari dan terus meluaskan relasi.

— Hyoun Pio Park, Seoul, Republik Korea, anggota 7 tahun

CARI MITRA STRATEGIS

Saya bermitra dengan staf kredit dan pengacara. Mereka mereferensikan kliennya yang baru membeli rumah. Dengan cara ini saya terus mendapatkan referensi.

— Tan Sheu Chen, Petaling Jaya, Malaysia, anggota 9 tahun

SPESIFIK DALAM BERTANYA

Saya bilang ke tim saya, “Terus minta.” Di akhir pertemuan, minta referensi. Kami mengirim buletin tiap bulan yang menyatakan bahwa kami berbisnis lewat referensi saja. Kami juga spesifik dalam bertanya, “Boleh saya bertemu kakak Anda, atau sobat Anda, Alex?” Tahun lalu kami mulai mengajarkan nasabah cara mereferensikan kami ke kenalannya. Pertanyaannya meliputi mengapa mereka memilih kami dan apa teknik untuk mengenalkan kami. Kami susun skripnya bersama mereka.

— Cheng Huann Yeoh, ChFC, CLU, Singapura, anggota 7 tahun

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments