Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Membangun agensi yang pantas orang beli

Liz DeCarlo

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

6 cara meningkatkan nilai bisnis sebelum menjualnya.

Saat terbaik untuk meningkatkan nilai bisnis Anda adalah jauh sebelum berniat menjualnya. “Mulai sejak dini, itu cara terbaik,” kata Brian D. Heckert, CLU, ChFC. “Di usia 55, Anda mestinya sudah punya rencana transisi. Kalau tidak, suatu saat bisnis Anda akan membentur dinding dan remuk.

“Jika agensi Anda berjalan baik, nilainya terbaik. Jika Anda cuma menjual daftar nasabah, nilainya merosot,” kata Heckert, anggota selama 31 tahun dari Nashville, Illinois, yang pernah menjadi Presiden MDRT pada 2016. Agar bisnis bernilai jual tinggi, Heckert menganjurkan kita untuk mulai dengan poin-poin penting ini.

Tentukan nilai dan pastikan kinerja keuangan usaha Anda baik. Untuk nilai maksimal, kenali pengeluaran dan jaga kesehatan keuangan agensi, kata Heckert. Kurangi biaya dan ongkos operasional sebisa mungkin. Keuangan bisnis Anda harus sehat selama tiga tahun sebelum berniat menjualnya.

Ketahui beda antara pemasukan bersih dan kotor. Perhatikan aset kelolaan dan pemasukan berulang Anda. Usia nasabah juga berperan dalam menentukan nilai potensi pertumbuhan agensi.

“Kalau tidak ada relasi dengan anak-anak nasabah, banyak nilai yang hilang,” kata Heckert.

Pastikan ada koneksi erat antara Anda, pembeli, dan nasabah. Kesepakatan terbaik sekalipun akan bubar kalau Anda tidak akur dengan orangnya.

Salah satu caranya adalah dengan meminta agen-agen muda menelepon penerima manfaat nasabah untuk melakukan verifikasi nama, alamat, dan tanggal lahir. Agen-agen tersebut memberi tahu para penerima manfaat bahwa mereka akan menyampaikan proses polis si orang tua ke anak-anaknya. Teknik ini punya kemungkinan 40 persen untuk menjadikan generasi kedua sebagai nasabah, katanya. “Itu cara yang efektif untuk membuat mereka tetap menjadi nasabah saat hal yang tidak diinginkan terjadi pada orang tuanya.”

Bangun agensi yang pantas dibeli. Penjualan produk tidak dapat dialihtangankan, dan praktik solo seringnya terikat pada si penasihat keuangan itu saja. Bisnis jasa keuangan yang paling berharga adalah yang berbentuk agensi, kata Heckert. “Nilainya naik signifikan karena tidak terikat pada pemiliknya.

Mulai dengan membayangkan akhirnya. Mulailah lima tahun sebelum benar-benar berencana untuk keluar dari bisnis Anda. Dengan begitu, Anda punya waktu untuk menjaga ketat pengeluaran, menyehatkan keuangan, dan menambah pemasukan berulang dan jumlah referensi.

Cari pembeli. Jalin relasi melalui MDRT dan asosiasi jasa keuangan setempat. Ajak bicara broker-dealer, whole-saler, dan orang-orang berpengaruh lainnya untuk mendapatkan rekomendasi.

Amankan staf dan personel penjualan. Susun kontrak kesepahaman yang mengatur kapan proses transisi akan terjadi. Jabarkan seterperinci mungkin sehingga semua staf sudah tahu seperti apa proses transisi akan berlangsung.

Anggap seperti rumah tangga sendiri. Terbuka dan jujurlah mengenai semua situasi sejak awal. Pastikan ada koneksi erat antara Anda, pembeli, dan nasabah. “Kesepakatan terbaik sekalipun akan bubar kalau Anda tidak akur dengan orangnya,” kata Heckert.

KALAU ANDA PEMBELINYA

Jika Anda berniat membeli bisnis jasa keuangan, berikut ini petikan nasihat dari Heckert.

  1. Lakukan uji tuntas. Lihat laporan laba-rugi, pemasukan bersih, daftar nasabah, laporan komisi, dan seberapa banyak dari penghasilan tersebut terdiversifikasi. Perhatikan hasil pemeriksaan broker. Lakukan riset Google. Cari tahu dan selidiki semua yang bisa Anda selidiki.
  2. Lihat dari slot mana pemasukan bisnisnya berasal. Apakah semua berasal dari program dana pensiun, padahal Anda tidak berpengalaman di bidang itu? Cari keselarasan bisnis.
  3. Temui nasabah-nasabah terpenting agensi tersebut. Pastikan Anda tahu alasan pemilik agensi melakukan proses transisi, karena mereka akan mengenalkan Anda kepada nasabah. Bagi nasabah, kata Heckert, proses transisi kerap melegakan, karena mereka tahu penasihat mereka sudah mulai berumur, dan rencana suksesi akan memastikan masa depan keuangan mereka. Beri tahu nasabah hal yang dapat Anda tawarkan kepada mereka.

Brian Heckert spoke at the 2018 MDRT EDGE.    Kontak: Brian Heckert bdheckert@gmail.com

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments