Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Menambah koneksi saat berlibur

Bryce Sanders

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Pelajari cara menemukan nasabah baru dari kenalan saat liburan.

Anda bisa menjadi anggota MDRT karena Anda sukses. Anda mengolah pasar alami Anda dengan baik. Nasabah Anda menjadi teman dan teman mereka menjadi nasabah Anda. Tapi mungkin Anda melewatkan satu sumber prospek yang sarat akan orang-orang sukses – orang-orang yang Anda jumpai di perjalanan dan/atau di saat liburan.

Hindari stereotipe

Menganggap mereka sebagai calon nasabah akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Anda merasa seperti salesman yang suka ngotot mengejarngejar prospeknya. Kebanyakan orang malas bertemu orang seperti itu.

Tapi itu bukan Anda. Anda seorang profesional jasa keuangan. Anda membantu orang, dan mendapat nafkah yang layak dalam prosesnya. Anda tulus membantu, mencari kecocokan pada diri setiap orang yang Anda temui.

Saat berlibur, Anda mendapat teman baru, dan Anda berharap hubungan tetap terjalin setelah liburan berakhir. Sekalipun mereka tidak berbisnis dengan Anda, mereka tetap bisa jadi teman yang baik. Siapa tahu, mungkin suatu hari teman mereka butuh bantuan.

Jadi di mana titik masuk bisnisnya? Orang mungkin menghindari salesman stereotipikal yang suka ngotot tadi. Tapi ketika mereka yang butuh, skenarionya berubah. Orang lebih suka membeli dari orang yang mereka kenal, sukai, dan percayai.

Selain itu, kalau ada teman mereka yang butuh, mereka bisa bilang: “Aku kenal orang yang bisa bantu kamu.” Di Asia, banyak orang memiliki jaringan pribadi yang disebut Guanxi. Kalau Anda ada kebutuhan dan kenal orang yang ahli di bidang itu, Anda dianggap menghina kalau tidak meminta nasihat dari mereka.

Temukan kesempatan

Anda bekerja keras. Lumrah kalau Anda ingin off sebentardan mengisi ulang baterai Anda. Tapi Anda bukan robot yang bisa di-off-kan. Anda suka bergaul, dan mencari teman baru adalah sifat alami Anda.

Kalau Anda berlibur di sebuah resor bagus atau di atas kapal pesiar, kemungkinan besar Anda dikelilingi orang-orang dari kalangan ekonomi yang serupa dengan Anda. Saat berlibur, orang biasanya bersenang-senang. Stres kerja sehari-hari telah berganti dengan kursi santai dan segelas koktail yang menyegarkan. Mereka siap berkenalan dengan wajah-wajah baru.

Anda akan menemukan banyak peluang untuk menjalin pertemanan:

  • Minat yang sama. Anda suka olahraga, mereka juga. Anda suka memasak. Mereka juga. Salah satu tempat favorit saya adalah pub quiz di atas kapal pesiar. Spontan Anda dibagi ke dalam beberapa tim. Setiap orang tahu sesuatu, tapi tidak seorang pun tahu semua. Ajang ini menjadi transisi mudah ke acara minum atau ngopi bersama setelahnya.
  • Olah Raga. Hobi olahraga yang sama, seperti tenis atau golf, juga cara bagus untuk berkenalan. Anda bertemu saat bermain bersama, lalu berbincang asyik tentang pertandingan besar yang Anda tonton atau pengalaman bermain di lapangan golf tertentu. Anda menunjukkan minat pada pengalaman mereka juga.
  • Minum. Di alam bebas, sumber air minum adalah tempat berkumpul semua spesies hewan. Logika yang sama juga berlaku di resor dan kapal pesiar. Acara-acara seperti kelas belajar mengenal cita rasa scotch akan mempertemukan Anda dengan orang-orang sepemikiran. Berhenti sejenak untuk minum dan mengagumi pemandangan bisa membuka peluang untuk memulai percakapan.

Tetap terhubung

Saat bertemu orang, “Kerja apa?” dan “Tinggal di mana?” adalah dua pertanyaan standar pembuka percakapan. Lewat percakapan santai selama beberapa hari, Anda telah memberi tahu siapa Anda, apa pekerjaan Anda, dan bila dirasa pas, mengapa Anda sukses di profesi Anda. Anda juga telah mengetahui siapa mereka, di mana mereka bekerja, dan apa pekerjaannya.

Berikut ini cara untuk lanjut ke jenjang hubungan berikutnya.

  • Minat yang sama. Anda berdua penggemar wine. Tempat tinggal Anda tidak begitu jauh dari kenalan Anda. Sesama penggemar sering berbagi informasi dan berbelanja wine bersama.
  • Pekerjaan Mereka. Perusahaan mereka diliput berita. Baru-baru ini, firma Anda atau layanan riset yang Anda gunakan mengeluarkan laporan tentang mereka. Katakan bahwa Anda akan membagikan laporannya kepada mereka.
  • Media Sosial. Anda berdua ada di LinkedIn. Sekarang Anda sudah terhubung. Anda belajar banyak tentang mereka dari situ.
  • Masalah mereka. Ada anggota keluarga mereka yang menderita penyakit berat. Hal itu membebani pikiran mereka. Anda sudah menyediakan waktu untuk mendengar cerita mereka. Anda merasa punya ikatan cerita dengan mereka. Anda ingin tahu kelanjutannya.
  • Pertanyaan mereka. Mereka bertanya tentang asuransi! Pertanyaannya teknis. Anda mungkin perlu melihat polis mereka atau melakukan riset terlebih dahulu.
  • Keahlian mereka. Mereka ahli di bidang tertentu. Anda menginginkan nasihat dari ahlinya. Itu bisa jadi alasan untuk kembali berinteraksi.
  • Kartu ucapan. Anda mengirimkan kartu ucapan. Ini cara agar tidak hilang kontak. Anda butuh alamat mereka.

Anda menjaga hubungan tanpa memaksakan urusan bisnis. Anda mengenal mereka makin dekat. Mungkin Anda saling membalas kunjungan. Anda adalah teman dengan keahlian profesional khusus.

Mungkin mereka baru mengalami peristiwa yang mengubah kehidupannya. Uang mengalir masuk. Mereka butuh bantuan dan nasihat untuk menginvestasikannya. Mereka mungkin punya teman atau anggota keluarga yang membutuhkan nasihat. Mereka merasa Anda seorang profesional sukses karena tidak pernah mengejar-ngejar mereka untuk mendapat bisnis.

Seiring persahabatan makin erat, Anda sadar mereka memiliki masalah. Menangani masalah itu sudah menjadi bagian dari keterampilan Anda. Mereka mungkin tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah. Anda angkat isu tersebut karena tulus ingin membantu.

Mereka mungkin menjadi nasabah terbesar Anda. Dan itu semua bermula dari percakapan santai di saat liburan.

Bryce Sanders adalah presiden Perceptive Business Solutions Inc. Ia memberikan pelatihan bagi
penasihat keuangan profesional mengenai teknik mendapatkan nasabah kelas atas.

Kontak: Bryce Sanders at perceptivebusiness.com.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments