Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Pompa energi dan konsentrasi

Matt Pais

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Sehat dengan mengikuti panduan pola makan dari ahlinya.

Hanya dengan mengutak-atik isi piring makan, kita bisa meningkatkan kualitas hampir setiap aspek kehidupan kita, kata pakar gizi dan kontributor tetap “Today Show” Joy Bauer. Ini karena makanan dapat memengaruhi Anda secara fisik (menjaga berat badan ideal, meningkatkan ketahanan tubuh, melancarkan aliran darah, menjaga kesehatan jantung) dan secara emosional (meningkatkan rasa percaya diri, mengurangi emosi tidak teratur, memperkuat ingatan, meningkatkan kebahagiaan, kualitas hubungan, dan optimisme). Bagaimana itu semua bisa kita capai? Inti sarinya ada dalam beberapa langkah berikut:

  1. Motivasi diri. Dengan kata lain, Anda berkomitmen dengan alasan di balik niat Anda. “Kecuali Anda tahu dan jujur dengan diri sendiri, usaha Anda tidak akan berhasil,” kata Bauer. Saran Bauer: tempel catatan penyemangat di rumah dan/atau kantor agar selalu ingat dengan motivasi kita.
  2. Disiplin. Bukan cuma target besar jangka panjang, kita juga harus disiplin dengan target mingguan kita, dengan lembar aktivitas yang dipantau rutin. “Itu yang akan membakar semangat Anda. Anda merasakan kemajuan tiap pekan, menuju target jangka panjang,” kata Bauer.
  3. Tidak harus sempurna. Prosesnya tidak harus sempurna, kata Bauer. Di “Joy Fit Club” yang dikelolanya, mereka yang berhasil menurunkan berat badan hingga 45 kg dengan diet dan olahraga saja justru lebih berhasil ketika mau memaafkan diri sendiri jika mengalami kemunduran. Kalau 90 persen dari prosesnya Anda tertib berlatih dan makan, kata Bauer, masih tersisa 10 persen ruang yang agak longgar.

Tipe makanan apa yang mesti dikonsumsi untuk mendapatkan semua manfaat ini? Bauer menyarankan lima makanan berikut untuk memompa energi Anda, dan lima lagi untuk memperkuat konsentrasi.

ENERGI

  1. Kacang kenari. Mengandung lemak dan protein sehat dan bisa dimakan langsung, dijadikan campuran dalam trail mix, pengganti crouton untuk salad, bahan pengikat untuk bakso, atau ditabur di atas pasta atau tumis-tumisan.
  2. Swiss chard. Swiss chard adalah “kale baru,” kata Bauer. Sarat akan zat besi nabati dan vitamin C, sayuran ini dapat memompa energi dan cocok dicampur dengan selada, sup, telur, atau smoothie. Bisa juga ditumis seperti bayam.
  3. Anggur ungu. Buah ini membantu melawan rasa lelah dan cocok menjadi tambahan untuk roti lapis selai kacang dan salad ayam.
  4. Tahu. Selain mengandung protein dan zat besi untuk menjaga kadar energi, tahu juga menyerap cita rasa bahan makanan yang dicampurkan dengannya, kata Bauer. Baik itu tumis-tumisan, telur orak-arik, atau smoothie.
  5. Daging unggas (bagian paha) tanpa kulit. Mengandung zat besi dua kali lebih banyak dari bagian dada dan sayap, daging bagian paha membantu mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, dan jauh lebih sehat kalau dimakan tanpa kulit. Baur menganjurkan daging ayam atau kalkun giling untuk hidangan chili, bakso, dan burger.

KONSENTRASI

  1. Bubuk kakao. Cokelat hitam membantu menjaga pembuluh darah tetap prima, sehat, dan elastis dalam menyalurkan nutrien ke otak. Bubuk kakao terdiri dari 100 persen cokelat hitam dan dapat dicampurkan ke smoothie, oatmeal, kopi, roti-rotian, dan chili, atau ditambahkan ke yogurt Yunani rasa vanila untuk membuat puding cokelat.
  2. Kopi. Bauer mengatakan bahwa kopi bermanfaat bagi tubuh bukan hanya karena energi dari kafeinnya tapi juga antioksidan yang meningkatkan konsentrasi jangka pendek dan panjang.
  3. Bluberi. Peneliti di Harvard, kata Bauer, menemukan bahwa orang yang makan bluberi memiliki ingatan yang lebih baik dan lebih berhasil dalam tes mencari kata daripada orang yang tidak.
  4. Kacang lentil. “Kita harusnya makan lebih banyak kacang lentil,” kata Bauer, sambil menjelaskan bahwa lentil mengandung protein dan kaya serat, yang membantu kita berpikir lebih jernih dan menstabilkan sistem tubuh.
  5. Seledri. “Jangan pikir daun ini tidak ada gunanya,” kata Bauer tentang seledri, yang mengandung zat anti-pembengkakan yang dapat melindungi kesehatan otak. “Seledri membantu otak tetap sehat.”

Tonton presentasi MDRT EDGE 2018 ini dan lainnya di mdrtresourcezone.org.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments