Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Kiat pintar komunikasi dan menjaga keseimbangan hidup

Matt Pais

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Pakai teknologi untuk mempererat hubungan, evaluasi polis nasabah, dan prioritaskan keluarga

PAKAI TEKNOLOGI, PERERAT HUBUNGAN DENGAN NASABAH

Saya pernah mengundang beberapa nasabah dan meminta mereka menilai layanan kami, proses kerja, dan hal lainnya. Salah satu hal yang mereka inginkan adalah komunikasi yang lebih intens. Karenanya, saya pakai teknologi untuk rutin menghubungi mereka lewat surel video, dan juga surel buletin berkala yang kami kirimkan. Menyenangkan rasanya menginformasikan kepada nasabah tentang hal-hal yang terjadi di kantor.

Yang paling melekat di ingatan adalah balasan yang saya terima dari para nasabah saya. Mereka jadi kenal kami lebih dekat, dan komunikasi yang erat ini berbuah perbincangan yang lebih intens dan referensi yang lebih banyak. Penerapan teknologi yang kami gunakan telah meningkatkan kualitas hubungan kami dengan nasabah.

Satu contohnya adalah kasus peretasan dan pencurian data pribadi Equifax yang baru-baru ini terjadi. Secepat kilat kami bisa mengirim surel untuk nasabah. Kami buat surel video yang memberi petunjuk seperti apa mereka mesti merespons hal ini, dilengkapi tautan ke berbagai sumber informasi lain. Banyak nasabah yang menelepon saya setelahnya. Mereka sangat menghargai upaya kami.

Contoh lain adalah berbagi cerita sukses dari ruang kantor kami. Di awal tahun, kami mencanangkan goal pribadi, dan semua staf ikut serta dalam kompetisi turun berat badan dalam enam bulan pertama. Kami umumkan pemenangnya, lengkap dengan foto sebelum-dan-sesudah, melalui surel kepada nasabah.

Semua nasabah gembira melihat staf pria yang memenangkan kompetisi itu. Ia mendapat kiriman kartu dan telepon ucapan selamat dari para nasabah. Setiap nasabah yang bertemu dengannya di kantor selalu tidak lupa menyelamatinya. Tampak jelas bahwa hal-hal personal yang mungkin Anda sangka tidak penting, ternyata cukup berarti bagi nasabah. Mereka suka mendengar cerita sukses setiap orang yang berkarya di kantor kami.

Oleh Jean M. Mathieu, CLU

JANGAN LANGSUNG PERCAYA KETERANGAN NASABAH TENTANG PERLINDUNGAN YANG SUDAH MEREKA PUNYA

Kadang saat Anda menanyakan tentang program pengganti penghasilan yang telah nasabah miliki, mereka akan bilang sudah terlindungi. Bisa jadi, Anda langsung percaya saja. Tapi pengalaman mengajarkan Dana Mitchell, CFP, CLU untuk tidak langsung percaya.

“Sering orang tak tahu persis program mereka sendiri, apalagi kalau program tersebut didapat dari pemberi kerja,” kata anggota MDRT empat tahun dari Toronto, Ontario, Kanada, ini sembari mengimbuhkan bahwa saat pertama kali ia memeriksa program tersebut, preminya jauh di bawah biaya perlindungannya.

Malah, ketika dilihat lebih jauh, ternyata bukan perlindungan penghasilan; tetapi perlindungan jiwa dan cacat (hilang anggota) tubuh yang klaimnya akan sulit sekali. “Saat saya jelaskan program yang saya maksud, ternyata mereka belum terlindungi,” katanya. “Saya rasa hal ini terjadi lebih sering dari yang kita bayangkan. Ketika orang bilang mereka sudah terlindungi, coba teliti lagi.

“Kalau memang benar, bagus. Tapi seringnya Anda akan melihat jumlah perlindungan yang kecil, batasan yang lebih ketat, atau mungkin produk yang mereka kira sama dengan yang Anda maksud ternyata berbeda sama sekali.”

CARA MENERAPKAN NILAI HIDUP YANG SAMA DENGAN NASABAH ANDA

Anda anggap nasabah akan lebih mengutamakan keluarga daripada pekerjaan. Elizabeth Dipp Metzger, MSFS, CFP, berkata bahwa baik sekali kalau nasabah berharap Anda pun begitu.

“Masyarakat menghargai orang yang memiliki hubungan erat yang sejati,” kata anggota MDRT tujuh tahun dari El Paso, Texas, ini. “Kalau Anda mencari penasihat yang menghargai hubungan, orang tersebut harusnya punya hubungan erat dengan orang-orang di sekitarnya juga.”

Bagi Metzger, ini berarti kalau ada acara keluarga penting yang bertabrakan jadwalnya dengan peluang prospek bisnis, keluargalah yang didahulukan. Jadi kalau salah seorang anaknya akan tampil di sebuah konser pada Kamis malam dan nasabah memintanya bertemu, ia akan bilang malam itu ia tidak bisa. “Kalau memang darurat, dengan senang hati saya akan menelepon dan membantu nasabah,” katanya. “Kita senantiasa berbuat sebaik yang kita bisa, baik itu datang lebih awal atau pulang kantor lebih larut. Tapi kalau keluarga sudah minta waktu saya, saya akan katakan kepada nasabah bahwa saya tidak tersedia.”

Baru-baru ini Metzger ada cara kerja di Kentucky yang bisa membuatnya menyaksikan Kentucky Derby, salah satu kompetisi pacuan kuda terbesar. Tapi tidak ia lakukan — ia pulang untuk menyaksikan turnamen voli yang diikuti putrinya.

“Sudah pasti,” katanya. “Bila hal tersebut penting bagi anak saya, staf langsung tahu bahwa jadwal harus diganti karena keluarga memang menjadi prioritas utama. Kita mencoba membantu nasabah agar punya lebih banyak waktu bersama orang-orang tercinta. Mengapa hal itu tidak kita terapkan juga dalam hidup kita?”

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments