Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Cara berkomunikasi untuk mengubah tekanan menjadi kekuatan

Antoinette Tuscano, Penulis Konten MDRT

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Jika nasabah dan anggota tim tertekan, situasi mereka tidak kondusif dan, pada gilirannya, hal ini akan berdampak pada bisnis Anda juga. Pelajari teknik komunikasi agar koneksi dengan staf dan nasabah tetap ada pada level terbaiknya.

Nasabah dan anggota tim adalah inti dari bisnis Anda. Jika tertekan, situasi mereka tidak kondusif dan, pada gilirannya, hal ini akan berdampak pada bisnis Anda juga. Lalu bagaimana cara berkomunikasi agar koneksi dengan staf dan nasabah tetap ada pada level terbaiknya?

“Kami percaya bahwa sukses dalam kehidupan dan bisnis timbul dari kemampuan kita untuk berkomunikasi dan menjalin serta menjaga relasi yang baik,” kata MDRT Past President Jennifer A. Borislow, CLU.

“Kami membantu para anggota tim untuk bergeser dari tekanan ke kekuatan, dan hal ini penting sekali,” kata Borislow, penasihat utama, pendiri, dan presiden Borislow Insurance, kantor praktik asuransi manfaat karyawan yang beranggotakan 65 orang di Methuen, Massachusetts.

“Terlebih di situasi sekarang, komunikasi lebih kami intensifkan,” kata Borislow. “Berkat teknologi virtual dan tekad untuk tetap fokus pada nasabah, kami telah berhasil untuk menjaga komunikasi dan mendukung serta menguatkan keyakinan mereka. Bagaimana pun juga, kita semua dihadapkan pada kondisi penuh tantangan di masa krisis yang belum pernah terjadi ini.”

Komunikasi staf

Untuk membimbing dan tetap intens terhubung dengan staf, Borislow memastikan komunikasi dengan timnya berlangsung jelas dan konsisten. “Setiap hari kami mengabarkan pesan-pesan yang perlu didengar tim kami. Setiap hari, ada rapat virtual bersama leader melalui Zoom. Setiap minggu, ada rapat virtual dengan tim besar leader melalui Zoom. Dan kami membuka ruang bagi seisi kantor untuk mengikuti ‘obrolan kopi CEO’ dua minggu sekali,” kata Borislow.

Komunikasi nasabah

Salah satu segmen pasar yang menjadi fokus bisnis Borislow adalah lembaga pendidikan dan nirlaba, yang banyak di antaranya mengalami dampak signifikan dari situasi karantina COVID-19. Borislow dan timnya berkomitmen untuk mendampingi para nasabah mereka, terlebih dalam kondisi seperti sekarang ini.

“Pada empat hingga enam pekan pertama pandemi ini, tim kami bekerja siang malam untuk mengamati perubahan-perubahan aturan yang terjadi,” kata Borislow.

Ia menemukan kesempatan besar untuk memberikan nasihat kepada nasabah mengenai berbagai format pengelolaan masa cuti dan regulasi lain yang berkaitan dengan industri mereka.

Perusahaannya menjadi sumber informasi berharga bagi para nasabah. “Kami terus mencari celah kesempatan baru untuk memberikan pelayanan maksimal kepada nasabah,” ujarnya.

Untuk memastikan informasi selalu tersedia, timnya membangun sebuah mikrositus, yang terus dimutakhirkan dengan informasi terkait COVID-19. Selain itu, alamat web mikrositus ini juga ditambahkan ke dalam tanda tangan surel setiap anggota tim supaya selalu bisa diakses dalam setiap surel.

Berkomunikasi dengan dan melalui promotor

Mitra perusahaan asuransi dan promotor (center of influence), seperti pengacara dan akuntan, juga tidak boleh dilewatkan sebagai sumber informasi dan dukungan. “Ada partner dan perusahaan asuransi besar yang bekerja bersama kita, dan mereka semua juga menyebarkan informasi,” kata Borislow. “Cari informasi yang paling relevan dengan Anda, pastikan kredibilitas dan akurasinya, dan ajak mereka untuk membantu Anda membangun direktori informasi. Kami dengan cepat mampu menemukan sumber yang paling tepercaya dan berguna, dan sejauh ini kami sangat mengandalkan mereka. Saya rasa nasabah kami merasa, dalam hal penyediaan informasi, kami sudah bekerja dengan maksimal.”

Komunikasikan melalui media apa pun yang efektif, saran Borislow. Tergantung kondisi dan kepada siapa informasi akan disampaikan, komunikasi dapat dilakukan melalui surel, media sosial, panggilan telepon, atau panggilan video. “Sudah sering sekali saya berbincang bersama nasabah dalam percakapan virtual agar kami tetap aktif dan unik dalam menyampaikan layanan,” katanya. “Sebetulnya, mereka hanya butuh teman bicara. Mereka hanya ingin menceritakan keadaannya.”

Visi ke depan adalah unsur penting dalam menjamin pertumbuhan. “Kami akan memperkuat tawaran kesejahteraan finansial kami, yang meliputi layanan di bidang asuransi jiwa dan rencana waris,” kata Borislow. “Meskipun lebih banyak orang meninggal karena penyakit jantung dan kecelakaan, COVID-19 telah kian menaikkan level kesadaran orang tentang risiko kematian dan sakit kritis. COVID-19 telah memberi kami mimbar dan alasan baru untuk berbicara tentang karya hebat kami di industri ini.”

Artikel ini dinukil dari webinar MDRT “Adapt your practice during unprecedented times.”

Artikel ini telah dimuat di Blog MDRT.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments