Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Menyampaikan keajaiban asuransi berbuah sukses lebih dini

Yuta Tamai

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Satu dari sedikit hal yang dapat Anda kendalikan di profesi ini adalah intensitas aktivitas Anda. Belajarlah dari pengalaman seorang anggota MDRT yang meraih kesuksesan lebih dini dalam kariernya.

Salah satu alasan saya menggeluti profesi jasa keuangan sekitar tiga tahun silam waktu masih berusia 27 tahun adalah karena ingin orang memahami keajaiban asuransi jiwa dan fungsinya sebagai alat untuk membantu manusia menjalani hidup dengan sepenuh-penuhnya. Saya menyaksikan peran besar asuransi jiwa bagi banyak keluarga saat saya masih duduk di bangku kuliah dan ketika paman saya meninggal akibat penyakit jantung. Asuransi jiwanya memberikan bantuan finansial yang amat dibutuhkan oleh ibunya.

Selama periode pelatihan, saya memantapkan hati untuk berbicara dengan sebanyak mungkin orang tentang asuransi jiwa. Juga saya perhatikan bahwa kendati saya tak bisa mengendalikan perbuatan orang lain, saya bisa mengendalikan level aktivitas saya di tempat kerja, khususnya dalam hal jumlah prospek yang saya hubungi.

Mencanangkan target yang “mustahil”

Hari pertama di kantor setelah menuntaskan masa training, manajer saya bertanya berapa target premi saya untuk bulan pertama. Saya menjawab dengan bangga, “Jumlah premi akan ditentukan oleh tingkat kebutuhan dan kesanggupan bayar para nasabah saya. Untuk target bulanan, saya ingin menggunakan jumlah orang yang saya ajak bicara tentang asuransi sebagai patokannya.” Target saya di bulan pertama adalah menjumpai 100 orang.

Atasan saya tampak ragu, dan rekan-rekan saya merasa target itu mustahil tercapai. Saya punya daftar kontak yang berisi 5.000 nama; banyak di antaranya saya kenal dari pekerjaan saya sebelumnya, dan saya mulai menelepon mereka satu demi satu, meminta janji temu. Saya berhasil mencatatkan 102 janji temu, di bulan pertama!

Menyamankan suasana

Tentu, tidak semua yang saya temui mau membeli asuransi dari saya. Sekalipun mereka tidak membeli, saya menjelaskan bahwa saya selalu menyediakan diri sebagai sumber informasi untuk semua hal yang ada kaitannya dengan uang. Di awal tiap pertemuan, saya menerangkan, “Anda tidak harus membeli hari ini. Namun, kalau nanti butuh bantuan, izinkan saya untuk memberikan solusinya.” Hal ini lantas membuat prospek tidak merasa tertekan. Suasana perbincangan pun jadi lebih nyaman.

Orang-orang yang hingga saat ini tidak membeli dari saya pun saya anggap tetap memberikan sesuatu yang berharga, karena saya mendengarkan cerita tentang rasa sayang mereka pada keluarga, cita-cita, filosofi, dan impian hidup mereka. Semua cerita itu meneguhkan hati saya untuk terus menggeluti profesi ini. Saya rasa keyakinan itu muncul dalam diri saya lebih cepat dari rata-rata orang lain yang mengawali kariernya di industri ini.

Selain itu, saya tetap menghubungi orang-orang yang belum membeli setelah enam bulan, satu tahun, dua tahun, dan seterusnya. Karenanya, 70 dari 102 orang yang saya temui di bulan pertama karier saya itu kini telah menjadi nasabah saya.

Yuta Tamai, dari Chiyoda-ku, Jepang, telah menjadi anggota MDRT sejak 2019 dan meraih kualifikasi satu Court of the Table.

Artikel ini telah dimuat di Blog MDRT.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments