Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Buku harian seorang anggota MDRT: 5 kegiatan di rumah sehari-hari

Lim Ren En, RFP

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Saat kita tak bisa ke kantor untuk bekerja, gunakanlah imajinasi dan kemampuan kita untuk memaksimalkan kualitas waktu di rumah. Baca seperti apa seorang anggota MDRT bisa tetap produktif setiap hari dengan beberapa aktivitas positif ini.

Saat kita tak bisa ke kantor untuk bekerja, gunakanlah imajinasi dan kemampuan kita untuk memaksimalkan kualitas waktu di rumah.

Di bawah ini kegiatan produktif dan positif yang saya lakukan sehari-hari. Anda juga bisa berbagi kiat serupa untuk para pembaca Blog MDRT lainnya di kolom komentar.

Dari jadwal harian saya

1. Baca buku bagus dan inspiratif.
Saya meluangkan dua jam pagi-pagi untuk membaca, dan saya punya jadwal menyelesaikan enam buku dalam dua minggu. Buku-buku yang saya rekomendasikan:

2. Susun strategi bisnis asuransi
Rancang segmentasi nasabah seperti rekomendasi berikut ini: susun daftar nasabah menurut nama, pekerjaan, skala penghasilan, pendidikan, kualitas kerja sama Anda dengan mereka, dan apakah mereka salah seorang center of influence Anda atau bukan. Beri poin, 1 sampai 5, untuk tiap-tiap dari kategori tersebut. Lihat nasabah mana yang memberikan pemasukan bagus bagi Anda sekaligus menyenangkan untuk diajak bekerja sama. Lalu amati apakah kelompok nasabah itu cenderung memiliki kesamaan (ciri demografis, bidang bisnis, atau profesi tertentu). Dengan cara ini, Anda bisa memahami tipe nasabah ideal. Anda pun bisa mencurahkan perhatian pada 20% nasabah teratas yang berkontribusi pada 80% penjualan.

3. Bayangkan dan pusatkan perhatian pada nasabah ideal
Setelah Anda menemukan segmen nasabah yang memberikan hasil terbaik, maju selangkah lebih jauh dan bayangkan nasabah ideal. Susun daftar yang berisi 10 sampai 20 ciri nasabah ideal Anda. Boleh jadi yang berkenaan dengan hobi, minat, watak, nilai hidup yang dianut, karier, kisaran penghasilan, dan seterusnya. Lalu susun daftar yang menjabarkan di mana saja tipe-tipe nasabah ini bisa dijumpai dan cara interaksi yang paling pas dengan mereka. Begitu rencana terancang rapi, Anda dapat menjalankannya saat sudah bebas keluar rumah untuk bekerja nanti.

4. Telepon 20 nasabah terbaik Anda untuk menanyakan kabarnya
Saya meluangkan dua sampai tiga jam sehari untuk menelepon dan menanyakan kabar nasabah.

Saya mengobrol santai dan mengingatkan mereka untuk menjaga keselamatan. Semua ini untuk menunjukkan bahwa saya peduli.

Untuk beberapa nasabah, saya sarankan agar Anda berbuat lebih dengan, misalnya, mengirimkan makanan untuk menunjukkan bahwa Anda mengingat mereka. Mereka akan merasakan kemurahan hati dan menghargai keramahan Anda. Karma baik akan matang, dan bisnis Anda akan menuai buah manisnya.

5. Susun daftar kegiatan yang ingin Anda lakukan bersama anak-anak
Empat orang anak saya — usia 12, 10, 8, dan 5 tahun — langsung minta dibelikan televisi untuk ruang tamu. Sudah empat tahun ini tidak ada TV di rumah kami, tetapi saya kemudian memesannya dan keesokan harinya TV baru kami tiba.

Selain itu, mereka ingin belajar bermain bulu tangkis, dan saya ajarkan caranya di beranda depan rumah. Mereka juga ingin membuat piza, dan kami membuatnya. Namun, anak-anak saya tidak begitu bersemangat waktu saya minta untuk membantu membersihkan gudang.

Terakhir tetapi tak kalah penting, luangkan waktu untuk berbicara dari hati ke hati dengan keluarga Anda.

Lim Ren En, RFP, adalah anggota MDRT selama 11 tahun dan peraih kualifikasi Court of the Table dari Petaling Jaya, Malaysia.

Artikel ini telah dimuat di Blog MDRT.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments