Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Menegaskan yang "Kritis" dalam Penyakit Kritis

James Crouch

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Sakit dan mati adalah topik percakapan yang sangat pelik, khususnya karena orang tua menganggap kesejahteraan mereka sama pentingnya dengan kesejahteraan anak-anak mereka. Di sesi ini, Crouch memaparkan berbagai proses yang dapat digunakan para penasihat keuangan untuk mempertajam pemahaman nasabah mengenai produk asuransi penyakit kritis dan jiwa dan meredakan kekhawatiran mengenai prospek keuangan mereka. Presentasi ini dibagi ke dalam beberapa segmen, meliputi pola pengasuhan anak, teknologi, industri makanan modern, dan banyak lainnya, sekaligus menghubungkan tantangan memahami masa kini dan merencanakan masa depan. Anda akan belajar cara menyampaikan kepada nasabah kebutuhan untuk melindungi anak dan cucu mereka dari penyakit kritis dan kemampuan mereka untuk mendapatkan asuransi jiwa di tahun-tahun ke depannya.

Tujuan presentasi saya:

  • Membantu Anda memahami dan menyajikan fakta-fakta yang mengonfirmasi mengapa penyakit kritis di usia belia dan asuransi jiwa makin dibutuhkan masyarakat,
  • Menyoroti seperti apa tekanan pola asuh zaman sekarang dapat membatasi dan mengubah perilaku rumah tangga keluarga modern, dan
  • Berbagi informasi, keterampilan, dan pengetahuan yang akan membantu menyempurnakan aktivitas pemasaran dan proses penjualan Anda ketika menawarkan nasihat keuangan untuk prospek remaja.

Di akhir sesi ini, Anda akan mengetahui cara memasarkan dan menumbuhkan keinginan nasabah untuk melindungi anak dan cucu mereka dari risiko penyakit kritis dan/atau kemampuan mereka untuk mendapatkan asuransi jiwa di tahun-tahun mendatang.

Ketika tujuan dituliskan, Anda sudah 42 persen mewujudkannya.

Presentasi saya akan fokus pada lima topik berikut:

  1. Pola asuh modern—melihat lebih dekat dampak fenomena ‘kedua orang tua bekerja’ terhadap keluarga,
  2. Industri makanan dan pengaruhnya terhadap kesehatan anak-anak kita,
  3. Teknologi dan segi-segi negatifnya,
  4. Data angka dan fakta statistik penurunan kesehatan mental dan fisik generasi sekarang,
  5. Definisi gila dan cara menghadirkan solusi menggunakan mekanisme alami industri asuransi —cara beranjak dari percakapan negatif ke positif.

Di ujung presentasi, akan ada ajakan dan rangkuman poin-poin pentingnya.

Kita awali dengan membahas efek gula. Kita menyukai, mengidami, mencandui gula. Apa yang terjadi saat kita makan gula?

  • Kadar gula darah kita naik.
  • Dopamin dikirim ke otak.
  • Insulin disekresikan untuk menurunkan kadar gula darah.
  • Ini membuat kadar gula darah kita cepat turun.
  • Kadar insulin pun jadi tinggi, dan lemak langsung tertimbun.
  • Tubuh mulai mengidam gula.
  • Kita merasa lapar.
  • Kadar gula darah rendah menambah nafsu dan rasa ingin makan.
  • Kita makan gula lagi, dan siklusnya berulang.

Badai besar tengah terbentuk. Mengkhawatirkan, karena generasi muda saat ini akan menjadi generasi pertama yang berusia lebih pendek dari orang tuanya. Kondisi ini semakin pelik karena tidak banyak orang tua mau mempertimbangkan perlindungan jiwa atau penyakit kritis bagi anak mereka. Jadi, kita harus mengubah cara penyampaiannya.

Intinya bukan isi ungkapan, tapi cara mengungkapkannya.

Kita tonton satu cuplikan video yang menunjukkan cara mengubah pesan dan membuatnya lebih kuat dan mengena, hanya dengan mengubah pilihan kata. [gambar] Di video tersebut, ada orang buta yang duduk dengan tanda, “Saya buta. Mohon bantuannya,” di depannya. Beberapa orang lewat dan melempar uang logam ke dalam kalengnya. Seorang perempuan lewat dan melihat tulisan itu. Ia mengambilnya dan menulis kata-kata lain di baliknya. Tiba-tiba, sedekah yang diterima pengemis buta itu bertambah banyak. Di akhir video, kita melihat tanda tersebut kini berbunyi, “Hari ini pasti indah, tapi saya tidak dapat melihatnya.”

Intinya bukan isi ungkapan, tapi cara mengungkapkannya.

1. Pola Asuh Modern

Ada 1 juta keluarga dengan suami dan istri yang bekerja di Kanada 40 tahun yang lalu. Hari ini? 1,9 juta.

Pada 1976, persentase keluarga dengan satu orang tua pencari nafkah adalah 59 persen. Hari ini? 27 persen.

Jumlah perempuan dalam angkatan kerja Kanada pada 2014 adalah 47 persen. Hari ini? 60 persen.

Ini besar dampaknya pada kehidupan keluarga. Jumlah ibu rumah tangga menurun. Dengan jadwal yang kian sibuk, generasi orang tua saat ini kesulitan meluangkan waktu bagi anak-anak mereka. Makan malam mesti disiapkan; masih harus antar-jemput; masih harus mengurus tagihan rumah tangga, dsb.; masih harus berbelanja; anak-anak perlu dibantu mengerjakan PR; dan sebagian besar rumah tangga punya hewan peliharaan keluarga yang perlu diurus.

Seperti evolusi botol Coke, yang makin lama makin besar, tugas-tugas orang tua yang juga bekerja pun kian menumpuk.

Berapa biaya untuk kegiatan ekskul anak? Saat membahas ini, jangan lupa bahwa banyak rumah tangga yang memiliki lebih dari satu anak. Kebanyakan keluarga menganggap mengikutkan anak-anaknya ke aktivitas ekskul sebagai prioritas besar.

Berikut ini biaya keikutsertaan rata-rata untuk kegiatan olah raga anak:

  • Hoki = $7.013
  • Lacrosse = $7.956
  • Baseball = $4.044
  • Rugbi = $2.739
  • Sepak bola = $1.472
  • Bola basket = $1.143

Bagaimana dengan les tari dan biayanya yang mengejutkan itu? Kalau untuk tari balet dan biaya kursusnya, berdasarkan kelas si penari, biayanya berkisar dari $3.500 hingga $6.000 per tahun. [gambar]

Sekarang kita bahas hewan peliharaan keluarga. Berapa menurut Anda biaya asuransi hewan peliharaan per bulan? Sebelum saya beri tahu, saya ingin Anda paham bahwa orang tua biasanya menganggap asuransi semacam ini sudah hal wajib, supaya hewan peliharaan mereka terlindungi ketika sakit atau dalam keadaan darurat. Biaya rata-rata dari berbagai perusahaan asuransi adalah $42,45 per bulan.

Bagaimana kita mengubah pola pikir para orang tua ini, supaya mereka mengerti bahwa mungkin anak, atau anak-anak, mereka juga mesti diberi proteksi yang sama, kalau bukan yang lebih?

Berapa persentase orang Amerika di kelompok usia 15 sampai 19 tahun yang membayar tagihan teleponnya sendiri?

Jawabannya 25 persen, yang berarti 75 persen orang tua menganggap membayar tagihan telepon anak mereka itu prioritas.

Berapa biaya rata-rata asuransi mobil di Amerika Serikat? $907,38 per tahun atau $75,61 per bulan. Para orang tua ini melakukannya karena diwajibkan oleh hukum. Mereka tidak harus melindungi kesehatan dan kesejahteraan anak-anak mereka, karena tidak diwajibkan oleh hukum.

Bagaimana dengan makan di luar? Kalau orang Amerika menghabiskan $52 miliar tahun lalu untuk belanja keperluan dapur, berapa banyak menurut Anda yang mereka belanjakan di bar, klub, dan restoran? Jawabannya $54 miliar.

Tahun lalu, untuk pertama kalinya, orang Amerika membelanjakan uang lebih banyak untuk makan di luar ketimbang belanja keperluan dapur. Ada korelasi antara dua orang tua yang sama-sama bekerja dengan data tersebut. Mereka tidak sempat memasak; lebih mudah makan di luar.

Berikut ini daftar hal-hal lain yang kita proteksi tanpa pikir panjang:

  • Perhiasan
  • Rumah
  • Perabot dan alat rumah tangga
  • Barang-barang elektronik

Orang membeli perpanjangan garansi untuk mesin pencuci piring mereka karena tidak mau kena tagihan perbaikan.

Saya suka ini. Kutipan berikut ini membuat saya berpikir: “Prioritas Anda bukan yang Anda katakan. Prioritas tampak dari cara Anda menjalani hidup.” Kita bilang anak-anak adalah prioritas, tapi ketika kita lihat cara hidup kita, ceritanya berbeda:

  • Mobil
  • Rumah
  • Makan di luar
  • Perhiasan
  • Hewan peliharaan
  • Hoki
  • Senam
  • Bola basket
  • Mesin pencuci piring
  • Anak

Menjadi orang tua modern membentuk cara hidup dan prioritas Anda.

2. Industri Makanan

“Orang diberi makan oleh industri makanan, yang tidak memperhatikan kesehatan, dan dirawat oleh industri kesehatan, yang tidak memperhatikan makanan.” (Wendell Berry)

Saya sendiri orang tua, dan saya tidak bilang perubahan berikut ini mudah, tapi saya berani bilang perubahan itu akan sepadan dengan hasilnya.

Tantangan terbesar yang kita hadapi sebagai orang tua adalah menahan godaan ‘kemudahan’.

Makanan cepat saji itu masalah. Pada 1972, kita membelanjakan $3 miliar untuk makanan cepat saji. Sekarang, kita membelanjakan lebih dari $110 miliar untuk makanan cepat saji. Rata-rata anak menonton 10.000 iklan TV per tahun.

Mungkin berikut ini alasan mengapa anak-anak dihantui bahaya obesitas:

  • Harga sebotol Coke = $0,99
  • Harga sebotol air mineral = $1,99
  • Harga burger keju porsi kecil = $0,99
  • Harga salad = $4,99

Saatnya kita menyadari soal makanan dan efek industri makanan terhadap industri asuransi.

  • Delapan puluh persen makanan di Amerika telah menambahkan gula ke dalam kompo
  • Gula itu sama adiktifnya dengan heroin.
  • Delapan puluh persen masalah ini dapat diselesaikan dengan mengubah program makan siang di sekolah-sekolah kita.
  • Anak-anak akan berusia lebih singkat dari orang tua mereka.
  • Sembilan puluh lima persen masyarakat Amerika akan kelebihan berat badan atau obesitas dalam dua dekade ke depan.
  • Obesitas itu disponsori pemerintah.

Saya akan bercerita tentang pengalaman saya di Disney World.

Anda tahu gelas isi ulang tanpa batas itu? Saya bersalah karena tidak mampu menahan diri dari godaan kemudahan. Waktu sedang di Disney World beberapa tahun yang lalu, sambil santai dan berjemur di pinggir kolam renang, putra saya (7 tahun) dan putri saya (15 tahun) kehausan. Lalu saya belikan mereka minuman soda isi ulang tanpa batas seharga $15. Saya pikir, daripada mereka terus-terusan datang ke saya kalau haus, lebih baik biar mereka yang ambil sendiri. Padahal itu berarti saya membiarkan anak-anak mengonsumsi gula semau mereka.

Pahamilah bahwa keadaan sudah sedemikian berubah sehingga, jika dibiarkan, obesitas akan melampaui rokok sebagai penyebab kematian yang semestinya dapat dicegah. Kembali ke cerita saya, itu berarti mestinya saya tidak membelikan anak-anak minuman; lebih baik saya belikan mereka rokok saja.

Membeli Makanan di Mal

Itu satu alasan mengapa anak-anak mengalami obesitas. Orang tua sibuk, di mal, anak-anak lapar. Makanan cepat saji ibarat jalan keluar yang mudah dan murah—$2 untuk Coke dan burger, bandingkan dengan $7 untuk salad dan air mineral.

Realita Industri Makanan

Ada satu film dokumenter berjudul Fed Up. Film ini membahas sebab-sebab obesitas di Amerika Serikat. Saat menonton trailer film ini, tulis dan ingat tiga fakta paling mengkhawatirkan yang Anda dengar mengenai dampak industri makanan di Amerika. [gambar]

Poin paling meresahkan bagi saya adalah bahwa anak-anak akan berumur lebih pendek dari orang tua mereka.

Pola asuh modern, laju kehidupan, dan pemasaran – ketiganya berkontribusi pada pembentukan generasi ‘malas-malasan’.

3. Teknologi

Di bagian berikutnya kita akan melihat dampak teknologi terhadap anak-anak. Kalangan kedokteran menyebut dampak ini dampak negatif.

Apa yang terjadi bila anak-anak di usia berapa pun diasupi interaksi dunia virtual melulu?

  • Mereka berisiko menghadapi kesulitan belajar.
  • Mereka lebih sulit menangani emosi dan perasaannya.
  • Mereka menunjukkan perilaku bermasalah di rumah dan sekolah.

American Academy of Pediatrics menyatakan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan berperan besar dalam kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak.

Teknologi berdampak pada:

  • Kemampuan berpikir dan belajar: rentang perhatian menurun, kemampuan berbahasa yang tertinggal atau tertunda, dan penurunan motivasi belajar
  • Perasaan dan perilaku: hiperaktivitas, agresi, rasa takut, masa bodoh, gemar kekerasan

Mari kita lihat beberapa temuan riset yang dilakukan Yale University, National Institutes of Health, dan California Pacific Medical Center. Riset tersebut menelaah seperti apa pengaruh media terhadap obesitas, kebiasaan merokok, penyalahgunaan narkoba, kebiasaan minum minuman beralkohol, pencapaian akademis yang rendah, dan ADHD.

Temuannya menunjukkan bahwa makin lama waktu yang dihabiskan anak di depan layar dan media, makin besar kemungkinan mereka terkena dampak dari imbas kesehatan yang negatif. Dewasa ini, anak-anak menghabiskan rata-rata 45 jam seminggu menonton TV, film, internet, dan main game video. Itu sama dengan 6,42 jam sehari! Jauh melebihi saran dua jam sehari.

4. Angka-Angka yang Tidak Berdusta

Ini satu lagi kutipan favorit saya: “Orang tidak dapat mengubah kebenaran, tapi kebenaran dapat mengubah orang.” Di bagian berikutnya, kita akan lihat kebenaran melalui angka, dengan harapan Anda memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk mengubah cara pikir masyarakat atau orang tua tentang perlindungan bagi anak-anak mereka.

Orang dewasa muda di Kanada berhadapan dengan risiko besar. Kaum muda memulai kehidupan masa dewasa mereka dengan risiko terkena penyakit jantung yang berlipat-ganda. Selama 15 tahun terakhir, Kanada telah mengalami peningkatan kasus obesitas, kelebihan berat badan, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Kanker anak, apakah benar terjadi? Ada kabar baik, ada kabar buruk. Kabar buruknya: Kanker tengah merajalela. Kabar baiknya: Kita bisa mengalahkannya! Tapi pahami bahwa kira-kira 10 anak didiagnosis mengidap kanker setiap hari sekolah. Kanker adalah penyebab nomor satu kematian anak di Kanada.

Jumlah kejadian kanker di masa kanak-kanak telah meningkat setiap tahunnya selama lima tahun terakhir!

Hampir satu dari setiap 40 anak yang lahir akan mengidap salah satu dari 30 penyakit yang dilindungi dalam asuransi penyakit kritis sebelum mereka berusia 20 tahun.

Lima puluh persen dari semua klaim penyakit kritis adalah untuk anak-anak yang berusia nol hingga 15 tahun.

Serangan jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes adalah penyakit yang meledak di generasi berikutnya. Ketiganya bukan lagi penyakit di usia senja.

Terdapat lebih dari 250.000 orang muda Kanada di usia 20an dan 30an tahun yang menderita tekanan darah tinggi. Angka ini naik hampir 100 persen dalam 15 tahun.

Di Amerika, dalam 15 tahun terakhir, jumlah anak-anak dengan diabetes tipe 2 telah naik dua kali lipat. Satu dari tiga anak Amerika yang lahir di tahun 2000 kemungkinan besar didiagnosis menderita diabetes di masa hidup mereka. Diprediksi, Kanada akan mengalami hal yang sama.

“Untuk mengubah hidup, Anda mesti mengubah prioritas.”

Ini sampul majalah Time dari edisi 24 Desember 2012, yang menyoroti tantangan yang dihadapi generasi selanjutnya akibat risiko yang mereka hadapi. [gambar]

Kita buat rumusan dasarnya. Kita tentukan apa saja yang tidak ingin dipertimbangkan orang tua dan kita mulai proses penyelarasan pola pikir kita tentang hal yang patut dipertimbangkan dan bagaimana kita memberi solusi positif, bukan melulu bicara soal hal negatif. Orang tua tidak ingin mempertimbangkan:

  • Kematian
  • Penyakit kritis
  • Kesulitan keuangan

Orang tua ingin menyediakan pendidikan yang baik. Orang tua dan kakek-nenek ingin memberikan kualitas hidup yang baik bagi mereka dan anak-anaknya.

Saatnya kita melakukan terobosan dan mengajak mereka berpikir lebih positif.

5. Definisi Gila (Bergeser ke Percakapan Positif)

Sebagai perencana keuangan, kita berupaya mengajak orang untuk memulai program asuransi begitu mereka punya penghasilan yang dapat dialokasikan untuk itu! Siklus ini sudah ada dari generasi ke generasi. Coba kita lihat realitanya.

  • Jumlah rata-rata pinjaman kuliah $25.000.
  • Jumlah rata-rata cicilan mobil $350.
  • Jumlah rata-rata cicilan rumah $700.
  • Terlepas dari nilainya yang kecil, 89 persen calon pensiunan di Kanada berencana mengandalkan uang Program Pensiun Kanada (CPP) untuk memenuhi kebutuhan pengeluaran mereka selama pensiun. Dan 31 persen di antaranya mengungkapkan bahwa mereka akan sangat mengandalkan uang CPP ini. Nilai rata-rata uang pensiun yang mereka terima hanya $549,19 per bulan.

Bagaimana kalau, sebagai orang tua, Anda bisa mengubah keadaan ini, mengurangi pengeluaran yang harus ditanggung anak Anda di masa depan, dan mungkin menciptakan peluang agar mereka tidak perlu bersandar pada CPP di masa pensiunnya?

Bagaimana kalau Anda bisa memulainya sekarang, dengan biaya rendah, dan membantu menyediakan dana untuk masa-masa termahal dari kehidupan mereka?

Kalau seperti itu cara Anda memulai percakapannya, menurut Anda para orang tua akan lebih membuka diri dan ingin tahu seperti apa Anda bisa membantu mereka ketimbang memulai dengan topik risiko kematian dan sakit-penyakit yang bakal diderita anak-anaknya?

Jangan lupa bahwa penghasilan orang tua juga akan tergerus jika anaknya mengidap penyakit kritis. Berapa persen penghasilan keluarga yang biasanya terpaksa dialokasikan untuk biaya pengobatan anak yang terkena penyakit kritis? Ingat, periode pemulihannya bisa berlangsung bertahun-tahun. Jawabannya 30 persen.

Kemungkinan besar, hal pertama yang berhenti dibayar oleh orang tua adalah program finansial mereka sendiri. Jadi, sebagai perencana keuangan, jangan kita lupakan bahwa polis-polis mereka bisa terkena dampak negatif atau bahkan lapse karena tidak lagi mampu membayar premi atau menabung.

Piramida Keuangan Anda

Investasi untuk Masa Depan: Ini puncak piramida keuangan Anda. Alokasikan dana untuk program pensiun dan/atau program tabungan kuliah, susun portofolio yang dialokasikan dengan cerdas, pertajam dan perluas terus keterampilan investasi Anda, dan pastikan Anda cukup menabung untuk memenuhi tujuan-tujuan jangka panjang.

Lestarikan dan Tumbuhkan Modal Pribadi Anda: Ini tingkat kedua dari atas piramida keuangan kita. Kembangkan karier, jaga dan tingkatkan kualitas kesehatan, tata rapi urusan legal (perencanaan estat, pembuatan wasiat, dll.), dan bangun ekuitas di rumah.

Dapatkan Papan dan Kepastian: Ini tingkat ketiga dari atas piramida keuangan kita. Jaga supaya tetap ada cukup dana darurat, beli rumah (kalau memang sudah mampu), dan dapatkan asuransi properti yang cukup untuk melindungi semua harta-benda Anda.

Bangun Landasan yang Kokoh: Ini dasar piramida keuangan kita. Selaraskan pengeluaran dengan pemasukan, mulailah membangun cadangan dana tunai yang sehat, hilangkan dan hindari utang konsumsi, dan miliki asuransi jiwa jika ada orang yang bergantung pada penghasilan Anda.

Mari kita ulas kembali hal-hal yang telah kita bahas sejauh ini dan kita rangkum.

  • Orang tua perlu dibantu memahami apa itu prioritas sejati dan mengapa demikian.
  • Anggapan mereka mengenai apa yang penting mungkin saja terbentuk secara tidak sengaja.
  • Program keuangan mereka berisiko gagal kalau tidak dilindungi. Sebagai perencana keuangan, tugas kita adalah menghilangkan risiko bagi program keuangan si orang tua.
  • Gaya hidup telah berubah. Kedua orang tua kini bekerja, hidup jadi sibuk. Orang tua terpapar strategi pemasaran miliaran dolar sehingga mereka tidak menyadari bahwa kepentingan anaknya tidak terpenuhi.
  • Badai besar sudah tiba, dan sudah di sini untuk beberapa lama. Belum ada tanda badai akan mereda.

Angka kasus tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, dan kanker tidak berdusta.

Solusi keuangan mesti disokong dengan solusi yang masuk akal dan teknik memprospek lewat percakapan positif.

Mari kita lihat komitmen finansial yang dibutuhkan untuk merencanakan dan melindungi program keuangan orang tua serta menjamin anak dapat diasuransikan, selagi masih bisa, dan dengan demikian menciptakan dampak positif jangka panjang. Kita akan melihat biaya tunda (cost of delay) untuk produk asuransi yang menawarkan asuransi jiwa dengan rider manfaat meningkat dan proteksi penyakit kritis. Produk ini juga memuat opsi asuransibilitas yang terjamin dan berkelanjutan.

Program Asuransi Gabungan Jiwa dan Kesehatan Anak

Jika ada $818 per bulan dana yang dapat dialokasikan untuk rencana keuangan, seperti apa cara kita merancang perencanaan keuangan nasabah? Berikut ini ‘harga’ yang harus dibayar jika menunda:

  • $100.000 per bulan dan per tahun untuk anak usia 2, 4, 8, dan 12 tahun
  • Biaya produk tersebut saat anak berusia 30 tahun dan masih dapat berasuransi—juga, dengan asumsi nasabah memiliki penghasilan yang dapat dialokasikan untuk asuransi, ingat bahwa di usia tersebut pengeluaran sedang tinggi-tingginya.
  • Jumlah uang yang semestinya bisa ditabung untuk anak selama 15, 20, dan 65 tahun
  • Dengan contoh ini, nilainya bisa mencapai $500.000 hingga $700.000

Kesemuanya berujung pada satu pertanyaan besar: Kalau Anda dapat menyuntikkan dana tabungan $147.240 ke dalam kehidupan anak Anda selama 15 tahun ketika hidup sedang mahal-mahalnya, menjamin proteksi asuransi yang dibayar, dan memberikan asuransibilitas yang terjamin, apakah Anda ingin mewujudkan rencana itu?

Seperti kata Konfusius, “Kalau bertanya, bodoh sebentar. Tidak bertanya, bodoh selamanya.” Tanya saja.

Mana yang paling penting: rumah, hewan peliharaan, kegiatan ekskul, pendidikan, rencana keuangan Anda, atau proteksi untuk anak-anak Anda?

Ajakan

Pengetahuan adalah kekuatan. Pengetahuan adalah kekuatan potensial; sama sekali tidak ada gunanya kalau tidak ditempatkan pada tangan-tangan yang bersedia mengambil tindakan.

  • Giatlah dengan cara Anda sendiri.
  • Kenali nasabah Anda dan buat daftar.
  • Susun cerita Anda dan latih cara penyampaiannya.
  • Tonton film dokumenter Fed Up. Manfaatkan informasi di dalamnya.
  • Ganti kata-kata; ubah dunia.

Pelajari kembali poin-poin inti dan tindakan yang dapat diambil. Bergeserlah dari pengetahuan ke penggunaan pengetahuan. Itulah yang membuat pengetahuan layak Anda dimiliki.

Luangkan waktu sejenak untuk menuliskan satu atau dua hal yang telah Anda pelajari dan ingin Anda terapkan dalam bisnis atau proses kerja Anda.

Ketika tujuan dituliskan, Anda sudah 42 persen mewujudkannya.

James Crouch adalah seorang penasihat, manajer, dan konsultan dengan tiga puluh tahun pengalaman di industri jasa keuangan. Presentasinya relevan bagi mereka yang ingin mengasah kemampuan dalam memposisikan asuransi penyakit kritis bagi orang dewasa dan anak-anak.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments