Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Kurangi Jargon, Permudah Komunikasi

H. Richard Dobson Jr., CFP

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Para agen tahu bahwa komunikasi yang mudah dimengerti itu sangat penting saat berinteraksi dengan nasabah. Cerita dan alat peraga bisa menjadi cara ampuh untuk mencapai hal ini, dan di sesi ini Dobson akan menjelaskan bagaimana ia menggunakan pendekatan ini untuk menyempurnakan gaya komunikasinya. Kadang, menjelaskan gagasan dengan alat peraga dapat sangat membantu nasabah dalam mengolah informasi dan mengambil keputusan.

Ada yang pernah bilang, "Masalah dalam komunikasi adalah ilusi bahwa komunikasi telah berlangsung."

Dalam praktik sehari-hari, kita ditantang untuk mengkomunikasikan konsep keuangan yang rumit kepada nasabah sampai mereka mengerti. Kita mudah terpeleset menggunakan jargon industri keuangan, jargon yang kurang informatif dan cenderung membuat nasabah bingung—koefisien korelasi, deviasi standar, rasio Sharpe, beta, simulasi Monte Carlo, serta bagan dan grafik yang membingungkan.

Mengapa kita tidak menggunakan penggaris sederhana seperti ini untuk membantu nasabah memahami beberapa konsep dasar? [visual] Ini panjangnya 1 meter, atau 39 3/8 inci, sekitar 40—seperti panjang karier sebagian besar nasabah, yaitu 40 tahun. Gunakan penggaris itu untuk memperkirakan masa kerja nasabah Anda. Saya menyebutnya, "Semakin Cepat, Semakin Mudah!"

Masalahnya adalah bahwa orang yang berumur 20an tahun belum mulai menabung untuk pensiun. Mereka membeli mobil, menikah, membayar utang kuliah. Mereka menunda untuk menabung meski tahu bahwa memulai lebih awal sangat penting untuk pensiun. Percobaan ini mungkin akan membuat mereka memulai lebih awal.

Pada umur 30an, banyak nasabah memulai bisnis, membeli rumah, atau mungkin memiliki anak; di masa ini, sulit sekali untuk menabung. Mereka akan menunda lagi.

Banyak dari nasabah yang ingin pensiun dini. Dalam beberapa kasus, mereka ingin pensiun lebih dini lagi.

Jumlah uang yang terkumpul tidak akan cukup untuk pensiun.

Nasabah dapat melakukan satu dari dua pilihan: Mereka dapat terus bekerja, atau mereka dapat memulai lebih awal. Siapa yang bisa memulai lebih cepat dari hari ini? Iya, benar—tak seorang pun bisa. Kapal sudah berlayar!

Dan di situlah poin utamanya. Tak peduli berapa banyak yang sudah nasabah tabung, mereka hanya perlu memulai. Yang membuat nasabah sukses bukanlah jumlah tabungan, tetapi kebiasaan menabung yang mereka bangun. Semakin cepat, semakin mudah! Kebiasaan menabung dilakukan lewat cara yang sama dengan membangun kebiasaan baik. Jika kita memiliki kebiasaan mengisi kalender dengan janji temu, kita sudah berada di jalur yang benar untuk sukses. Sama halnya dengan nasabah Anda yang mulai menabung sejak dini.

Lebih lanjut, katakan pada nasabah Anda bahwa hanya ada dua jalan untuk menyimpan uang demi masa depan—meminjamkan uang atau memiliki sesuatu. Jika Anda memiliki sesuatu, Anda punya risiko yang harus ditanggung. Misalnya, Anda memiliki bisnis, rumah, saham, atau reksa dana.

Jalan satunya adalah meminjamkan uang Anda; tabungan di bank adalah pinjaman kepada bank; sama halnya, anuitas adalah pinjaman kepada perusahaan asuransi. Semakin lambat dimulai, pengembaliannya semakin kecil tetapi cenderung lebih dapat digaransi.

Memulai lebih awal adalah kunci untuk sukses dan membuka pintu untuk pensiun dini. Kita membantu nasabah kita untuk memutuskan akan meminjamkan atau memiliki. Apakah rencana atau tindakan mereka saat ini sudah baik?

Ingat, semakin cepat, semakin mudah. (Semakin lama, semakin sukar.)

Dobson

H. Richard Dobson Jr., CFP, telah menjadi anggota MDRT selama 16 tahun dengan kualifikasi satu Court of the Table. Ia merupakan pemilik Professional Brokerage Services di Cedar Falls, Iowa. Dobson juga menjadi pejabat di American Financial Securities dan presiden American Financial Management. Ia telah menjadi anggota NAIFA sejak 1984, melayani sebagai anggota dewan direksi NAIFA-Iowa, dan pernah mengetuai Komite Investasi Nasional NAIFA.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments