Select Language

Check Application Status
en

Resource Zone

Kebijaksanaan Penuh Warna

Timothy D. Clairmont, MSFS, CFP

Rate 1 Rate 2 Rate 3 Rate 4 Rate 5 0 Ratings Choose a rating
Please Login or Become A Member for additional features

Note: Any content shared is only viewable to MDRT members.

Di saat setiap orang dapat dengan mudahnya mencari jawaban atas pertanyaan, kecerdasan emosi dapat menjadi pembeda bagi bisnis Anda. Di sesi ini, Clairmont akan menjelaskan caranya dalam menerapkan sistem psikologi kepribadian warna kepada nasabahnya dan seperti apa hal tersebut dapat membantu proses pelayanan mereka.

Punya IQ tinggi sudah tidak lagi cukup. Dengan ditemukannya internet, sekarang ini semua orang bisa jadi brilian. Semua orang bisa mencari jawaban yang benar di Google.

Psikolog dan penulis jurnal ilmiah Daniel Goleman berkata, “Dalam bidang kerja yang membutuhkan IQ tinggi, keterampilan lunak seperti disiplin, semangat kerja, dan rasa empati menjadi penanda orang-orang yang prestasinya menjulang tinggi.”

Kunci sukses di masa depan adalah punya EQ tinggi. Apa itu kecerdasan emosional bagi Anda? Seberapa baik Anda dapat berhubungan dengan nasabah, tim, atau mitra referensi Anda?

Ternyata hanya ada empat tipe kepribadian dasar, dan Hippocrates sudah mengelompokkannya lebih dari 300 tahun yang lalu.

Kita semua mungkin pernah mendengar tes kepribadian yang populer seperti Myers Briggs dan DISC, tetapi pembicara yang saya dengarkan di Pertemuan Tahunan MDRT di Anaheim, California, pada 2012 lalu menggunakan pendekatan yang lain. Ia menggunakan warna sebagai penanda tipe kepribadian: Biru, Hijau, Oranye, dan Emas.

Dalam pidatonya, Stu Schlackman memberi tahu kita bahwa:

Biru adalah para seniman dunia, yang selalu mendahulukan kepentingan sesama. Mereka lebih tergerak karena alasan kemanusiaan. Mereka lebih peduli pada orang lain ketimbang dirinya sendiri.

Hijau adalah para insinyur dunia. Mereka ini seperti peneliti dan sangat peduli dengan detail-detail kecil. Mereka bertanya tentang pertanyaan mereka.

Oranye adalah orang-orang gaulnya dunia. Mereka selalu tertarik dengan pengalaman yang lebih besar dan lebih dahsyat, dan mereka bersinar saat menjadi pusat perhatian.

Emas adalah para penyelenggara dunia. Mereka menyukai tatanan, dan kemungkinan besar mengatur isi lemari mereka menurut ukuran, bentuk, kategori, dan warna.

Ada banyak hal lain yang dapat diketahui tentang keempat tipe kepribadian ini, seperti misalnya warna mana yang cepat mengambil keputusan dan warna mana lebih lambat, warna mana saja yang saling bertolak-belakang dan kemungkinan akan berkonflik satu sama lain, dan profesi apa yang cenderung menarik bagi tipe kepribadian tertentu.

Memahami diri sendiri itu selalu bermanfaat. Saya yakin banyak dari Anda yang saat ini sedang mengira-ngira masuk ke kategori warna yang mana. Dan omong-omong, ini saya. [gambar] Tapi, bagaimana cara memakai ini dalam bisnis kita?

Hal pertama yang kami lakukan di tahun 2012 adalah meminta semua staf untuk ikut tes warna. Kami temukan bahwa ada beberapa kepribadian yang tidak cukup pas dengan budaya di kantor kami. Kami melakukan beberapa perubahan. Dan saat ini keadaan sudah lebih baik.

Sekarang, kami menggunakan survei spektrum wawasan ini untuk setiap rekrutan baru. Kami menggunakannya untuk meningkatkan produktivitas, menyejajarkan orang dengan hasrat alaminya, dan menempatkan para anggota tim di posisi yang paling pas untuk potensi mereka.

Berikutnya, kami terapkan ke para nasabah juga. Kami ingin membina hubungan yang lebih nyambung, lebih mendalam, dan lebih saling menguntungkan.

Ada beberapa nasabah yang sangat kami sukai. Mereka setia. Punya penghasilan yang bagus. Cepat dalam mengambil keputusan. Lalu ada para nasabah lainnya. Ya, bisa dibilang, bekerja bersama mereka tidak semenyenangkan tipe yang pertama.

Lalu, apa yang kami perbuat?

Tentu saja hubungan dengan mereka tidak kami putus begitu saja.

Dengan memandang para nasabah melalui lensa berwarna Stu, kami mengganti model pelayanannya.

Ketika nasabah biru menelepon, kami curahkan lebih banyak waktu untuk memastikan fokusnya ada pada teman dan keluarga mereka. (Omong-omong, untuk urusan memberi referensi, nasabah biru juara satu.)

Untuk nasabah hijau, kami ulangi pertanyaan mereka untuk memastikan maksudnya kami pahami dengan benar. Kami tidak mau sekadar menebak maksud mereka. Kami jawab yang kami tahu, dan kalau tidak tahu, kami bilang kami butuh waktu untuk menelaahnya dan akan kembali lagi nanti dengan jawabannya.

Nasabah oranye selalu senang jika kami tanya mereka tentang pengalaman terbaru yang paling mengasyikkan yang mereka dapatkan.

Saat bertemu nasabah emas, kami langsung ke intinya. Kami tekankan kesimpulan hasilnya, dan kami bahas dengan logika terstruktur rapi.

Cara termudah untuk tahu preferensi layanan nasabah adalah dengan mendekorasi kantor dengan sengaja.

Kami menaruh foto-foto keluarga di salah satu dinding untuk memancing nasabah biru. Kami pajang sertifikat CFP dan ijazah master di dinding lain untuk nasabah hijau. (Mereka suka sekali dengan orang terdidik.) Kami gantung foto saat saya sedang menyelam scuba di Eslandia di dinding ketiga untuk nasabah oranye. Saya tinggal melihat perhatian mereka tersedot ke dinding yang mana dulu.

Bagaimana dengan nasabah emas? Mereka biasanya masuk, duduk, dan langsung ke inti persoalan. Foto-foto itu mereka abaikan.

Dengan melayani nasabah sesuai cara yang mereka inginkan, tingkat kepuasan nasabah kami melambung tinggi!

Saat memilih sesi mana yang akan Anda hadiri di sini di MDRT, ingatlah, seluruh bisnis Anda dapat berubah karena satu gagasan yang luar biasa.

Clairmont

Timothy Daniel Clairmont, CFP, MSFS, telah menjadi anggota MDRT selama delapan tahun dengan kualifikasi satu Court of the Table dan tujuh Top of the Table. Ia pendiri dan CEO Clear Financial Partners, sebuah firma pengelolaan kekayaan di Lake Oswego, Oregon. Pengalaman selama 20 tahun di industri ini dan hasratnya menolong sesama telah berbuah pengakuan internasional di komunitas keuangan.

 

{{GetTotalComments()}} Comments

Please Login or Become A Member to add comments